alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Jembatan Alternatif Tongas-Nguling Putus Kena Banjir

TONGAS, Radar Bromo Jembatan yang menjadi penghubung warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas dengan Nguling di Kabupaten Pasuruan memang putus. Dinas PUPR (PUPR) Kabupaten Probolinggo pun sudah menyurvei jembatan tersebut. Sayang, jembatan itu berada di lahan milik pribadi warga.

Camat Tongas Abdul Ghofur mengatakan, jembatan itu memang dibangun oleh warga untuk memudahkan warga Desa Tambakrejo melintas ke Nguling atau sebaliknya. Supaya, warga tidak perlu berputar jauh. Namun, jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua atau roda tiga.

”Memang jembatan itu rusak setelah terkena banjir Minggu (6/2). Kami sudah ajukan perbaikannya lewat surat ke BPBD dan Dinas PUPR. Namun, ternyata terkendala status lahan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Rabu (16/2).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputro mengaku sudah menerima surat dari Camat Tongas Abdul Ghofur tentang permohonan bantuan perbaikan jembatan yang rusak. Karena itu, dirinya bersama tim langsung mendatangi lokasi untuk mengecek jembatan itu.

Ternyata benar, jembatan itu putus karena dampak banjir. ”Iya benar, ada jembatan putus karena banjir,” ujarnya.

Yang jadi masalah, setelah asesmen, diketahui ternyata jembatan yang putus itu bukan jembatan desa atau jembatan penghubung jalan antardesa. Belum ada jalan desa di Tambakrejo yang menjadi akses menuju jembatan tersebut.

Jembatan itu ternyata jalan lingkungan. Lalu, jembatan itu ternyaata berada di atas tanah milik pribadi warga.

TONGAS, Radar Bromo Jembatan yang menjadi penghubung warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas dengan Nguling di Kabupaten Pasuruan memang putus. Dinas PUPR (PUPR) Kabupaten Probolinggo pun sudah menyurvei jembatan tersebut. Sayang, jembatan itu berada di lahan milik pribadi warga.

Camat Tongas Abdul Ghofur mengatakan, jembatan itu memang dibangun oleh warga untuk memudahkan warga Desa Tambakrejo melintas ke Nguling atau sebaliknya. Supaya, warga tidak perlu berputar jauh. Namun, jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua atau roda tiga.

”Memang jembatan itu rusak setelah terkena banjir Minggu (6/2). Kami sudah ajukan perbaikannya lewat surat ke BPBD dan Dinas PUPR. Namun, ternyata terkendala status lahan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Rabu (16/2).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputro mengaku sudah menerima surat dari Camat Tongas Abdul Ghofur tentang permohonan bantuan perbaikan jembatan yang rusak. Karena itu, dirinya bersama tim langsung mendatangi lokasi untuk mengecek jembatan itu.

Ternyata benar, jembatan itu putus karena dampak banjir. ”Iya benar, ada jembatan putus karena banjir,” ujarnya.

Yang jadi masalah, setelah asesmen, diketahui ternyata jembatan yang putus itu bukan jembatan desa atau jembatan penghubung jalan antardesa. Belum ada jalan desa di Tambakrejo yang menjadi akses menuju jembatan tersebut.

Jembatan itu ternyata jalan lingkungan. Lalu, jembatan itu ternyaata berada di atas tanah milik pribadi warga.

MOST READ

BERITA TERBARU

/