alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pulang Kerja, Ibu-Ibu Jatuh usai Kejeglong Jalan Berlubang di Kedopok

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KEDOPOK, Radar Bromo– Kondisi jalan berlubang di jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo memicu kecelakaan. Sabtu malam (16/1) seorang ibu-ibu yang mengendarai motor terjatuh usai kejeglong jalan rusak itu.

Ibu-ibu yang kejeglong jalan rusak itu baru pulang kerja dari salah satu pabrik garmen di kota setempat. Alhasil, ibu-ibu itu pun mengalami luka ringan.

Sulistiani Anggraeni, 29 warga sekitar menuturkan, lubang yang memicu kecelakaan tunggal itu berdiamater sekitar 30 sentimeter. Kedalamannya mencapai sekitar 7 sentimeter.

Keberadaan jalan berlubang itu pun disebutkannya kerap memicu kecelakaan. Terbaru, pada Sabtu malam lalu. Korban yang mengendarai sepeda motor matik harus terjatuh usai kejeglong jalan berlubang.

Ndelosor, Mas. Mukanya sampai berdarah. Saya gak tega lihatnya. Sama warga sekitar sempat dibantu. Setelah sadar betul, katanya mau langsung pulang,” beber perempuan yang akrab disapa Aini itu.

Menurutnya sejumlah jalan berlubang tersebut beberapa bulan lalu sudah sempat ditutup oleh warga sekitar. Dengan alat seadanya. Yakni bebatuan dan semen. Namun, tambal sulam ala kadarnya itu tak bertahan lama.

“Sebab, selain kendaraan kecil, disini juga banyak truk besar yang lewat. Makanya jalanya cepat rusak meski sudah ditambal sulam dengan alat seadanya,” katanya sembari menunjuk Jl Sunan Ampel itu.

Hinga Minggu petang pukul 17.00, Kabid Binamarga pada PUPR Perkirm Andung TjharyoTjharyono belum bisa dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo. (rpd/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

KEDOPOK, Radar Bromo– Kondisi jalan berlubang di jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo memicu kecelakaan. Sabtu malam (16/1) seorang ibu-ibu yang mengendarai motor terjatuh usai kejeglong jalan rusak itu.

Ibu-ibu yang kejeglong jalan rusak itu baru pulang kerja dari salah satu pabrik garmen di kota setempat. Alhasil, ibu-ibu itu pun mengalami luka ringan.

Sulistiani Anggraeni, 29 warga sekitar menuturkan, lubang yang memicu kecelakaan tunggal itu berdiamater sekitar 30 sentimeter. Kedalamannya mencapai sekitar 7 sentimeter.

Mobile_AP_Half Page

Keberadaan jalan berlubang itu pun disebutkannya kerap memicu kecelakaan. Terbaru, pada Sabtu malam lalu. Korban yang mengendarai sepeda motor matik harus terjatuh usai kejeglong jalan berlubang.

Ndelosor, Mas. Mukanya sampai berdarah. Saya gak tega lihatnya. Sama warga sekitar sempat dibantu. Setelah sadar betul, katanya mau langsung pulang,” beber perempuan yang akrab disapa Aini itu.

Menurutnya sejumlah jalan berlubang tersebut beberapa bulan lalu sudah sempat ditutup oleh warga sekitar. Dengan alat seadanya. Yakni bebatuan dan semen. Namun, tambal sulam ala kadarnya itu tak bertahan lama.

“Sebab, selain kendaraan kecil, disini juga banyak truk besar yang lewat. Makanya jalanya cepat rusak meski sudah ditambal sulam dengan alat seadanya,” katanya sembari menunjuk Jl Sunan Ampel itu.

Hinga Minggu petang pukul 17.00, Kabid Binamarga pada PUPR Perkirm Andung TjharyoTjharyono belum bisa dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo. (rpd/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2