alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Pandemi Masih Berlangsung, Lebih Baik Potong Hewan Kurban di RPH

KRAKSAAN, Radar Bromo– Kondisi pandemi yang angkanya melonjak, turut menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo. Legislatif berharap agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban  dilakukan di rumah potong hewan (RPH) yang telah disediakan pemerintah setempat.

Pemotongan di RPH tujuannya agar tidak terjadi kerumunan massa di suatu tempat. “Sehingga penularan wabah bisa diantisipasi,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo, Rabu (14/7).

Sementara itu, pendistribuan daging kurban nantinya, akan ditangani panitia kurban di masing-masing wilayah. Pihaknya telah meminta pemerintah untuk berkoordinasi dengan masing-masing panitia kurban serta takmir masjid. Agar panitia kurban itu yang nantinya mengantarkan daging kurban pada masing-masing warga.

“Dikhawatirkan jika penyembelihan dilakukan seperti sebelum pandemi, dapat mengundang kerumunan. Sehingga potensi penyebaran virus dapat terjadi,” ujarnya.

Dengan dilakukan pemotongan hewan kurban di RPH, kondisi kesehatan hewan juga dapat dipantau. Sebab, di setiap RPH telah disiapkan petugas potong yang mengerti tentang kesehatan hewan.

“Jika dipotong di RPH, bisa menjamin kualitas daging dan kesehatan hewannya. Karena sebelum dipotong nanti akan diperiksa dulu oleh petugas. Sehingga masyarakat yang mengonsumsi daging hewan itu nantinya terhindari dari berbagai jenis penyakit,” ujarnya.

Pemkab Probolinggo telah menyediakan 7 RPH yang siap melakukan pemotongan saat kurban. Yakni RPH di Kecamatan Krejengan, Gading, Wangkal, Besuk, Banyuanyar, Leces, dan Kotaanyar. (mu/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo– Kondisi pandemi yang angkanya melonjak, turut menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo. Legislatif berharap agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban  dilakukan di rumah potong hewan (RPH) yang telah disediakan pemerintah setempat.

Pemotongan di RPH tujuannya agar tidak terjadi kerumunan massa di suatu tempat. “Sehingga penularan wabah bisa diantisipasi,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo, Rabu (14/7).

Sementara itu, pendistribuan daging kurban nantinya, akan ditangani panitia kurban di masing-masing wilayah. Pihaknya telah meminta pemerintah untuk berkoordinasi dengan masing-masing panitia kurban serta takmir masjid. Agar panitia kurban itu yang nantinya mengantarkan daging kurban pada masing-masing warga.

“Dikhawatirkan jika penyembelihan dilakukan seperti sebelum pandemi, dapat mengundang kerumunan. Sehingga potensi penyebaran virus dapat terjadi,” ujarnya.

Dengan dilakukan pemotongan hewan kurban di RPH, kondisi kesehatan hewan juga dapat dipantau. Sebab, di setiap RPH telah disiapkan petugas potong yang mengerti tentang kesehatan hewan.

“Jika dipotong di RPH, bisa menjamin kualitas daging dan kesehatan hewannya. Karena sebelum dipotong nanti akan diperiksa dulu oleh petugas. Sehingga masyarakat yang mengonsumsi daging hewan itu nantinya terhindari dari berbagai jenis penyakit,” ujarnya.

Pemkab Probolinggo telah menyediakan 7 RPH yang siap melakukan pemotongan saat kurban. Yakni RPH di Kecamatan Krejengan, Gading, Wangkal, Besuk, Banyuanyar, Leces, dan Kotaanyar. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/