alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Lima Waria Diciduk saat Mangkal di Pasar Mangunharjo, Langsung Di-Swab

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Satpol PP Kota Probolinggo menggelar razia besar-besaran di malam hari Valentine (14/2). Hasilnya, empat pasangan tak resmi dan lima waria berhasil diamankan.

Empat pasangan tak resmi itu tepergok berduaan di kamar indekos dan homestay. Operasi penyakit masyarakat (pekat) Satpol PP itu dilaksanakan mulai pukul 23.00. Awalnya, tim razia menyasar empat hotel di Jalan Siaman, Jalan Suroyo, dan Jalan Bromo. Namun, di hotel tersebut tidak didapati pelanggaran dan sepi pengunjung.

Petugas Satpol PP kemudian bergeser ke dua rumah pemondokan dan homestay di daerah Kecamatan Kanigaran. Di situlah petugas menemukan pasangan bukan suami istri sedang berada di dalam kamar homestay. Ada tiga pasangan tak resmi yang ditemukan. Sedangkan di rumah indekos kawasan Kelurahan Ketapang, ditemukan satu pasangan bukan suami istri.

Tidak hanya di hotel, homestay, dan tempat indekos. Petugas penegak perda juga menyisir kawasan Pasar Mangunharjo. Selama ini di kawasan setempat kerap digunakan sebagai tempat mangkal waria dan penjaja seks komersial (PSK).

Dari kawasan Pasar Mangunharjo, petugas menciduk 5 waria. Di antaranya IP, 20, warga Kelurahan Mayangan; WE, 43, asal Kraksaan; Muh, 38, asal Jember; Swi, 30, asal Situbondo; dan AH, 26, asal Pohsangit Leres.

“Total pelanggar asusila sebanyak 13 orang. Empat laki-laki, 4 perempuan, dan 5 waria kami bawa ke Mako Satpol PP. Semua waria di-swab antigen oleh Dinkes. Hasilnya sudah keluar dan semua negatif Covid-19,” ujar Kasatpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman.

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Satpol PP Kota Probolinggo menggelar razia besar-besaran di malam hari Valentine (14/2). Hasilnya, empat pasangan tak resmi dan lima waria berhasil diamankan.

Empat pasangan tak resmi itu tepergok berduaan di kamar indekos dan homestay. Operasi penyakit masyarakat (pekat) Satpol PP itu dilaksanakan mulai pukul 23.00. Awalnya, tim razia menyasar empat hotel di Jalan Siaman, Jalan Suroyo, dan Jalan Bromo. Namun, di hotel tersebut tidak didapati pelanggaran dan sepi pengunjung.

Petugas Satpol PP kemudian bergeser ke dua rumah pemondokan dan homestay di daerah Kecamatan Kanigaran. Di situlah petugas menemukan pasangan bukan suami istri sedang berada di dalam kamar homestay. Ada tiga pasangan tak resmi yang ditemukan. Sedangkan di rumah indekos kawasan Kelurahan Ketapang, ditemukan satu pasangan bukan suami istri.

Tidak hanya di hotel, homestay, dan tempat indekos. Petugas penegak perda juga menyisir kawasan Pasar Mangunharjo. Selama ini di kawasan setempat kerap digunakan sebagai tempat mangkal waria dan penjaja seks komersial (PSK).

Dari kawasan Pasar Mangunharjo, petugas menciduk 5 waria. Di antaranya IP, 20, warga Kelurahan Mayangan; WE, 43, asal Kraksaan; Muh, 38, asal Jember; Swi, 30, asal Situbondo; dan AH, 26, asal Pohsangit Leres.

“Total pelanggar asusila sebanyak 13 orang. Empat laki-laki, 4 perempuan, dan 5 waria kami bawa ke Mako Satpol PP. Semua waria di-swab antigen oleh Dinkes. Hasilnya sudah keluar dan semua negatif Covid-19,” ujar Kasatpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman.

MOST READ

BERITA TERBARU

/