alexametrics
26 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Catat Inflasi Tertinggi di Kota Probolinggo untuk 3 Tahun Terakhir

MAYANGAN, Radar Bromo – Januari 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Probolinggo mengalami inflasi sebesar 0,45 persen. Inflasi ini tercatat sebagai yang tertinggi untuk periode Januari, selama 3 tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi. Sesuai rilis inflasi BPS, pada periode Januari 2022 Kota Probolinggo mengalami inflasi sebesar 0,45 persen. Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,86.

“Realisasi inflasi Kota Probolinggo bulan Januari tahun ini, tercatat tertinggi untuk periode bulan Januari selama 3 tahun terakhir,” katanya, kemarin (15/2).

Samsun menerangkan, dari 11 kelompok pengeluaran di Kota Probolinggo, 8 kelompok mengalami inflasi pada Januari 2022. Tiga kelompok dengan andil inflasi tertinggi. Yakni, kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,30 persen). Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya hanya di angka 0,08 persen. Kemudian, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,05 persen.

“Dua kelompok yang tercatat stabil yakni kelompok pendidikan dan kelompok pakaian dan alas kaki. Sementara itu, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan menjadi satu-satunya kelompok pengeluaran yang tercatat mengalami deflasi,” jelasnya.

Beberapa komoditas yang menjadi pendorong laju inflasi Kota Probolinggo, kata Samsun, ada daging ayam ras ikut andil 0,13 persen; beras 0,11 persen; emas perhiasan 0,08 persen; tomat 0,06 persen; dan minyak goreng 0,04 persen.

Melonjaknya harga daging ayam ras disebabkan kenaikan harga sarana produksi ternak. Seperti harga pakan dan konsentrat, serta diiringi tingginya permintaan pascanatal dan tahun baru.

“Selain itu, terjadi kenaikan harga tomat hingga 151,66 persen di Probolinggo, yang disebabkan terbatasnya pasokan dari petani lokal. Dikarenakan beberapa daerah penghasil tomat mengalami gagal panen,” paparnya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Januari 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Probolinggo mengalami inflasi sebesar 0,45 persen. Inflasi ini tercatat sebagai yang tertinggi untuk periode Januari, selama 3 tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi. Sesuai rilis inflasi BPS, pada periode Januari 2022 Kota Probolinggo mengalami inflasi sebesar 0,45 persen. Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,86.

“Realisasi inflasi Kota Probolinggo bulan Januari tahun ini, tercatat tertinggi untuk periode bulan Januari selama 3 tahun terakhir,” katanya, kemarin (15/2).

Samsun menerangkan, dari 11 kelompok pengeluaran di Kota Probolinggo, 8 kelompok mengalami inflasi pada Januari 2022. Tiga kelompok dengan andil inflasi tertinggi. Yakni, kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,30 persen). Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya hanya di angka 0,08 persen. Kemudian, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,05 persen.

“Dua kelompok yang tercatat stabil yakni kelompok pendidikan dan kelompok pakaian dan alas kaki. Sementara itu, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan menjadi satu-satunya kelompok pengeluaran yang tercatat mengalami deflasi,” jelasnya.

Beberapa komoditas yang menjadi pendorong laju inflasi Kota Probolinggo, kata Samsun, ada daging ayam ras ikut andil 0,13 persen; beras 0,11 persen; emas perhiasan 0,08 persen; tomat 0,06 persen; dan minyak goreng 0,04 persen.

Melonjaknya harga daging ayam ras disebabkan kenaikan harga sarana produksi ternak. Seperti harga pakan dan konsentrat, serta diiringi tingginya permintaan pascanatal dan tahun baru.

“Selain itu, terjadi kenaikan harga tomat hingga 151,66 persen di Probolinggo, yang disebabkan terbatasnya pasokan dari petani lokal. Dikarenakan beberapa daerah penghasil tomat mengalami gagal panen,” paparnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/