Kampung Dok Masih Belum Bebas dari Banjir

MAYANGAN, Radar Bromo – Hujan deras yang terjadi Selasa (14/1) sore hingga malam di Kota Probolinggo juga membuat sejumlah titik tergenang. Seperti di Jl Basuki Rahmat, tepatnya di depan TWSL Kota Probolinggo.

Hingga pukul 09.30, Rabu (15/1), genangan di depan pintu masuk TWSL belum surut. Ketinggian air mencapai 30 cm sehingga membuat sejumlah pengendara harus berhati-hati.

“Tadi genangan air mulai dari lampu merah sampai TWSL. Sekarang yang di lampu merah sudah surut. Tinggal di depan pintu masuk TWSL. Hanya 30 cm. Mungkin karena titik ini berada pada posisi terendah,” tutur Sholeh, 60, penjual es tebu asal Desa Pabean, Kecamatan Dringu di depan TWSL.

Di saat bersamaan, warga Kampung Dok di Kelurahan/Kecamatan Mayangan kebanjiran. Di daerah langganan banjir ini, air sempat mencapai sekitar 40 cm.

Siti Rahayu, 35, warga RT 1/RW 6, Kampung Dok, harus menjemur berasnya lantaran terendam. “Di rumah tingginya sedengkul (lutut). Jadi barang-barang, termasuk beras terendam. Ini saya jemur,” beber Siti.

Hal senada diungkapkan Jumali, 60, warga Kampung Dok di RT 2/RW 6. Menurutnya, mulai pukul 20.00, air terus naik hingga teras rumahnya. Air mulai surut sekitar pukul 02.00. “Ini saya baru selesai bersih-bersih. Soalnya air baru surut pukul 05.00,” tandasnya.

Karena kebanjiran, sejumlah warga di Kampung Dok tidak bisa memasak. BPBD Kota Probolinggo dan Polres Probolinggo Kota pun memberikan bantuan makanan siap saji kepada warga terdampak. “Makanan dari BPBD diberikan pukul 07.00. Kalau dari Polresta sekitar pukul 11.00,” tambah Jumali.

Iptu Retno Utami, kasat binmas Polresta Probolinggo mengatakan, bantuan makanan siap saji diberikan untuk mengurangi beban warga Kampung Dok yang menjadi langganan banjir. Paling tidak, warga tidak kebingungan untuk makan. Apalagi, mereka sedang sibuk membersihkan rumahnya.

“Aksi sosial ini bertujuan mengurangi beban warga di Kampung Dok yang langganan banjir,” pungkasnya.

Sementara itu, BPBD Kota Probolinggo juga mengirimkan bantuan dua karung beras dan 4 dus mi instan ke dapur umum Tagana. “Semalam dari BPBD kami bantu 2 karung beras dan 4 dus Indomie. Kami kirim ke dapur umum Tagana. Untuk nasi bungkus tadi malam dan tadi pagi dikirim,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo. (rpd/hn)