Amankan 9 Reklame Roboh-Mengganggu Jalan di Sepanjang Dringu

DIAMANKAN: Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengevakuasi reklame roboh dan menghadang jalan di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Senin (14/9). (Foto: Satpol PP Kabupaten Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU, Radar Bromo – Sembilan reklame di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, diamankan Satpol PP. Senin (14/9), sejumlah reklame itu roboh karena terempas angin, sehingga melintang di bahu jalan dan mengganggu pengguna jalan.

Humas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehudin mengatakan, sejumlah reklame itu dipasang di bahu jalan yang tergolong padat. Karenanya, begitu reklame itu roboh terempas angin, pihaknya langsung mengamankannya karena dikhawatirkan mengganggu arus lalu lintas.

“Saat itu ada personel melihat reklame roboh melintang di jalan. Dirasa menganggu dan khawatir ditabrak pengguna jalan, dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Reklame yang diamankan kemudian diberitahukan kepada pemilik. Ia mengaku akan meminta pemiliknya untuk memasang reklame dengan benar. Agar tidak mudah roboh saat angin kencang, mengingat saat ini wilayah Dringu, juga terdampak angin Gending yang cukup kencang.

“Karena reklame memiliki izin, maka hanya kami amankan sementara. Sambil menunggu pemiliknya mengambil dan memasang kembali di tempat yang lebih aman,” tuturnya.

Mengantisipasi hal serupa, pengawasan dan patroli tidak hanya dilakukan di kawasan Dringu. Namun, juga dilakukan di wilayah Kecamatan Gending dan Pajarakan. Mengingat, wilayah tersebut merupakan wilayah terdampak angin Gending.

Reklame yang terpasang di bahu jalan dicek secara berkala. Tidak hanya dilihat standar keamanannya, namun juga dicek masa berlakunya. “Ada beberapa reklame yang terpasang di sepanjang ruas jalan Dringu sampai Pajarakan, tentu kami lakukan pengecekan. Selain memperhatikan ketertiban dan keindahan lingkungan, yang paling utama reklame tidak membahayakan pengguna jalan,” jelas Sholehudin. (ar/rud/fun)