alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Pasar Randu Pangger Bakal Direhab, Siapkan Tenda Kerucut Rp 192 Juta

MAYANGAN, Radar Bromo – Rencana revitalisasi Pasar Randu Pangger, Kota Probolinggo, terus dimatangkan. Kini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) akan melakukan pengadaan tenda kerucut. Anggarannya Rp 192 juta.

Tenda itu akan digunakan sebagai tempat penampungan semenatra pedagang Pasar Randu Pangger. Namun, sejauh ini berapa jumlah tenda yang akan dibeli, belum dipastikan.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, tahun depan pemerintah berencama merevitalisasi Pasar Randu Pangger. Proyek ini dialokasikan sekitar Rp 3 miliar dari Perubahan APBD.

“Sebetulnya revitalisasinya tahun ini dengan anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus). Tapi, melihat waktunya jelas tidak memungkinkan, sehingga direncanakan tahun depan,” katanya.

Namun, pengadaan tenda kerucut dengan anggaran Rp 192 juta akan dilaksanakan tahun ini. Kata Fitri, Pasar Randu Pangger akan dibongkar setelah proses lelang rampung.

“Proses lelang ini tentu juga akan makan waktu. Berkaca dari itu, saya berinisiatif menggunakan tenda kerucut. Ketika selesai, tenda itu menjadi aset DKUPP dan bisa diperuntukan untuk kegiatan lainnya. Sehingga, tidak perlu dilakukan lelang lagi sebelum dibongkar,” jelasnya, kemarin (14/7).

Ia memastikan pedagang akan direlokasi saat revitalisasi Pasar Randu Pangger hendak dimulai. Mereka tidak akan menempati TPS semipermanen. Melainkan menggunakan tenda kerucut. (rpd/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Rencana revitalisasi Pasar Randu Pangger, Kota Probolinggo, terus dimatangkan. Kini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) akan melakukan pengadaan tenda kerucut. Anggarannya Rp 192 juta.

Tenda itu akan digunakan sebagai tempat penampungan semenatra pedagang Pasar Randu Pangger. Namun, sejauh ini berapa jumlah tenda yang akan dibeli, belum dipastikan.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, tahun depan pemerintah berencama merevitalisasi Pasar Randu Pangger. Proyek ini dialokasikan sekitar Rp 3 miliar dari Perubahan APBD.

“Sebetulnya revitalisasinya tahun ini dengan anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus). Tapi, melihat waktunya jelas tidak memungkinkan, sehingga direncanakan tahun depan,” katanya.

Namun, pengadaan tenda kerucut dengan anggaran Rp 192 juta akan dilaksanakan tahun ini. Kata Fitri, Pasar Randu Pangger akan dibongkar setelah proses lelang rampung.

“Proses lelang ini tentu juga akan makan waktu. Berkaca dari itu, saya berinisiatif menggunakan tenda kerucut. Ketika selesai, tenda itu menjadi aset DKUPP dan bisa diperuntukan untuk kegiatan lainnya. Sehingga, tidak perlu dilakukan lelang lagi sebelum dibongkar,” jelasnya, kemarin (14/7).

Ia memastikan pedagang akan direlokasi saat revitalisasi Pasar Randu Pangger hendak dimulai. Mereka tidak akan menempati TPS semipermanen. Melainkan menggunakan tenda kerucut. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/