alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Satgas: Tak Ada Swab-Rapid Palsu di Kota Probolinggo

KANIGARAN, Radar Bromo – Adanya swab dan rapid test palsu, menjadi perhatian banyak pihak. Termasuk Dinas Kesehatan, Pengedalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo.

Bahkan, kepolisian di luar daerah telah menangkap oknum yang melakukan pemalsuan. Yakni, dengan menggunakan alat yang sudah dipakai sebelumnya. Namun, DKP2KB Kota Probolinggo menjamin di kota mangga tidak ada kejadian serupa.

Plt Kepala DKP2KB Kota Probolinggo Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, di Kota Probolinggo, rapid test atau swab antigen dilakukan oleh DKP2KB sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Mulai dari pengadaannya hingga pelaksanaannya.

Tak hanya itu, perempuan yang akrab disapa Dokter Ida, ini mengatakan, tidak semua fasilitas kesehatan di Kota Probolinggo bisa melaksanakan pemeriksaan rapid antigen. Ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Itu pun tetap dengan pengawasan DKP2KB. “Di Kota Probolinggo, untuk pelaksanaan rapid palsu, insyaallah tidak ada,” ujarnya.

Tak hanya masalah rapid, untuk vaksin di Kota Probolinggo, juga sama. Vaksin ini merupakan kiriman pemerintah provinsi ke daerah dengan kawalan ketat aparat kepolisian dan TNI. “Vaksin untuk Kota Probolinggo, merupakan dropping dari provinsi. Tentunya sudah terjamin keasliannya,” ujarnya. (rpd/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo – Adanya swab dan rapid test palsu, menjadi perhatian banyak pihak. Termasuk Dinas Kesehatan, Pengedalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo.

Bahkan, kepolisian di luar daerah telah menangkap oknum yang melakukan pemalsuan. Yakni, dengan menggunakan alat yang sudah dipakai sebelumnya. Namun, DKP2KB Kota Probolinggo menjamin di kota mangga tidak ada kejadian serupa.

Plt Kepala DKP2KB Kota Probolinggo Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, di Kota Probolinggo, rapid test atau swab antigen dilakukan oleh DKP2KB sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Mulai dari pengadaannya hingga pelaksanaannya.

Tak hanya itu, perempuan yang akrab disapa Dokter Ida, ini mengatakan, tidak semua fasilitas kesehatan di Kota Probolinggo bisa melaksanakan pemeriksaan rapid antigen. Ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Itu pun tetap dengan pengawasan DKP2KB. “Di Kota Probolinggo, untuk pelaksanaan rapid palsu, insyaallah tidak ada,” ujarnya.

Tak hanya masalah rapid, untuk vaksin di Kota Probolinggo, juga sama. Vaksin ini merupakan kiriman pemerintah provinsi ke daerah dengan kawalan ketat aparat kepolisian dan TNI. “Vaksin untuk Kota Probolinggo, merupakan dropping dari provinsi. Tentunya sudah terjamin keasliannya,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/