alexametrics
24.2 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Imunisasi Difteri Masal di Gili Ketapang Masih Jauh dari Target

Imunisasi dilakukan agar penyebaran bakteri penyebab difteri di Gili Ketapang dapat dikendalikan. Bahkan, semua warga Gili Ketapang sekitar 8.000 lebih jiwa itu, harus diimunisasi ulang. Dengan target 2 ribu warga diimunisasi per hari, diharapkan imunisasi seluruh warga Gili Ketapang akan selesai dilakukan dalam waktu 4-5 hari.

Mujoko mengaku, keterbatasan tim petugas yang tidak dapat turun door to door untuk melalukan imunisasi masal. Oleh karena itu, pihaknya berupaya menggandeng semua pihak untuk mendorong masyarakat Gili Ketapang segera imunisasi ulang.

”Tim petugas juga mendatangi tempat-tempat yang ramai warga Gili berkumpul. Tapi, tidak bisa door to door untuk imunisasi ulang warga Gili,” ujarnya.

Suparyono, salah satu warga Desa Gili Ketapang mengatakan, belum semua warga Gili Ketapang diimunisasi ulang. Penyebabnya, bukan karena tidak mau. Namun, banyak warga yang miliki kesibukan, kerja atapun kegiatan lain.

”Saya juga berharap semua warga diimunisasi ulang dan tidak ada lagi yang membawa bakteri difteri ataupun tertular,” harapnya. (mas/hn)

Imunisasi dilakukan agar penyebaran bakteri penyebab difteri di Gili Ketapang dapat dikendalikan. Bahkan, semua warga Gili Ketapang sekitar 8.000 lebih jiwa itu, harus diimunisasi ulang. Dengan target 2 ribu warga diimunisasi per hari, diharapkan imunisasi seluruh warga Gili Ketapang akan selesai dilakukan dalam waktu 4-5 hari.

Mujoko mengaku, keterbatasan tim petugas yang tidak dapat turun door to door untuk melalukan imunisasi masal. Oleh karena itu, pihaknya berupaya menggandeng semua pihak untuk mendorong masyarakat Gili Ketapang segera imunisasi ulang.

”Tim petugas juga mendatangi tempat-tempat yang ramai warga Gili berkumpul. Tapi, tidak bisa door to door untuk imunisasi ulang warga Gili,” ujarnya.

Suparyono, salah satu warga Desa Gili Ketapang mengatakan, belum semua warga Gili Ketapang diimunisasi ulang. Penyebabnya, bukan karena tidak mau. Namun, banyak warga yang miliki kesibukan, kerja atapun kegiatan lain.

”Saya juga berharap semua warga diimunisasi ulang dan tidak ada lagi yang membawa bakteri difteri ataupun tertular,” harapnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/