alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Mulai Data Warga Walau Vaksin Covid-19 Belum Pasti

MAYANGAN, Radar Bromo – Meskipun sampai saat ini belum ada kepastian, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (DKP2KB) mulai melakukan persiapan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah pendataan penduduk yang akan divaksin.

Hal ini diungkapkan dr NH Hidayati, kepala DKP2KB Kota Probolinggo. “Untuk kepastian kapan dilakukan vaksinasi masih belum ada jadwal pasti. Namun kami sudah melakukan persiapan untuk itu salah satunya pendataan penduduk,” terangnya saat ditemui Kamis lalu (12/11).

Dr Ida –biasa disapa- menjelaskan bahwa tidak semua penduduk akan mendapat vaksin ini. Hanya kelompok usia 18-59 tahun. “Karena dalam petunjuk teknis vaksinasi Covid-19 seperti itu. Rentang usia 18-59 tahun,” terangnya.

Untuk melakukan pendataan ini, DKP2KB melibatkan puskesmas dari tiap-tiap kecamatan. Petugas dari puskesmas yang akan mendata penduduk usia 18-59 tahun.

“Dalam vaksinasi ini jelas ada skala prioritas yang akan mendapatkan vaksin terlebih dahulu. Terutama untuk orang-orang yang bekerja di ruang publik itu yang akan diprioritaskan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat saat ini masih melakukan tahapan uji coba untuk vaksin Covid-19. Hanya saja belum bisa dipastikan kapan vaksin akan siap untuk diberikan kepada masyarakat. (put/fun)

MAYANGAN, Radar Bromo – Meskipun sampai saat ini belum ada kepastian, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (DKP2KB) mulai melakukan persiapan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah pendataan penduduk yang akan divaksin.

Hal ini diungkapkan dr NH Hidayati, kepala DKP2KB Kota Probolinggo. “Untuk kepastian kapan dilakukan vaksinasi masih belum ada jadwal pasti. Namun kami sudah melakukan persiapan untuk itu salah satunya pendataan penduduk,” terangnya saat ditemui Kamis lalu (12/11).

Dr Ida –biasa disapa- menjelaskan bahwa tidak semua penduduk akan mendapat vaksin ini. Hanya kelompok usia 18-59 tahun. “Karena dalam petunjuk teknis vaksinasi Covid-19 seperti itu. Rentang usia 18-59 tahun,” terangnya.

Untuk melakukan pendataan ini, DKP2KB melibatkan puskesmas dari tiap-tiap kecamatan. Petugas dari puskesmas yang akan mendata penduduk usia 18-59 tahun.

“Dalam vaksinasi ini jelas ada skala prioritas yang akan mendapatkan vaksin terlebih dahulu. Terutama untuk orang-orang yang bekerja di ruang publik itu yang akan diprioritaskan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat saat ini masih melakukan tahapan uji coba untuk vaksin Covid-19. Hanya saja belum bisa dipastikan kapan vaksin akan siap untuk diberikan kepada masyarakat. (put/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/