alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Seribu Ekor Merpati Dilepas Lewat Tradisi Tottaan

KADEMANGAN, Radar Bromo – Sekitar seribu burung merpati dilepas bergiliran, Sabtu (13/2) pagi. Ratusan peserta mengikuti tradisi yang dikenal dengan sebutan tottaan itu. Selain sebagai penyalur hobi, acara itu juga untuk membangun tali silaturahmi.

Tottaan dilakukan di samping pabrik kecap, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Jumal, 37, warga Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo pun ikut serta. Sekitar 25 burung merpati miliknya dilepaskan dalam tradisi itu.

“Burung merpati saya ada 25 ekor. Nanti burung yang dilepas ini akan kembali ke rumah atau kandangnya,” bebernya.

DITONTON: Warga melihat burung merpati yang dilepas. Tottaan adalah tradisi leluhur yang perlu dilestarikan. Lebih lagi ajang ini dilakukan untuk membangun silaturahmi. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Total ada 400 peserta yang ikut, termasuk Jumal. Tiap peserta melepas lebih dari 10 ekor burung merpati. Burung-burung itu dilepas dari sangkar pemilik masing-masing.

Nanti, burung itu akan kembali ke rumah atau kandang mereka. Saat kembali itu, burung bisa kembali ke kandang awal atau malah pulang ke kandang pemilik lain.

“Jadi nanti burung yang dilepas kembali ke kandang. Tapi jumlahnya tidak mesti sama. Kadang berkurang, kadang bertambah,” tutur Jumal.

KADEMANGAN, Radar Bromo – Sekitar seribu burung merpati dilepas bergiliran, Sabtu (13/2) pagi. Ratusan peserta mengikuti tradisi yang dikenal dengan sebutan tottaan itu. Selain sebagai penyalur hobi, acara itu juga untuk membangun tali silaturahmi.

Tottaan dilakukan di samping pabrik kecap, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Jumal, 37, warga Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo pun ikut serta. Sekitar 25 burung merpati miliknya dilepaskan dalam tradisi itu.

“Burung merpati saya ada 25 ekor. Nanti burung yang dilepas ini akan kembali ke rumah atau kandangnya,” bebernya.

DITONTON: Warga melihat burung merpati yang dilepas. Tottaan adalah tradisi leluhur yang perlu dilestarikan. Lebih lagi ajang ini dilakukan untuk membangun silaturahmi. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Total ada 400 peserta yang ikut, termasuk Jumal. Tiap peserta melepas lebih dari 10 ekor burung merpati. Burung-burung itu dilepas dari sangkar pemilik masing-masing.

Nanti, burung itu akan kembali ke rumah atau kandang mereka. Saat kembali itu, burung bisa kembali ke kandang awal atau malah pulang ke kandang pemilik lain.

“Jadi nanti burung yang dilepas kembali ke kandang. Tapi jumlahnya tidak mesti sama. Kadang berkurang, kadang bertambah,” tutur Jumal.

MOST READ

BERITA TERBARU

/