Ada Percobaan Penculikan di Kraksaan, Dikbud Probolinggo Waspada

MAYANGAN, Radar Bromo-Adanya kasus percobaan penculikan itu juga disikapi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud) Kota Probolinggo Moch Maskur. Menurutnya, beberapa tahun lalu sempat terjadi juga percobaan penculikan anak di kota.

Karena itu, dia meminta agar peran pengawasan lembaga pendidikan dan orang tua ditingkatkan. Mengingat, aksi penculikan bisa terjadi di mana dan kapan saja.

“Jika ada kesempatan dan niat, aksi penculikan itu bisa terjadi kapan dan di mana saja. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap anak,” terangnya.

Apalagi menurutnya, di era modern ini banyaak aplikasi online yang bisa digunakan siapa saja. Bahkan, anak-anak bisa menggunakan aplikasi online. Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, maka orang tua harus terus mengawasi anak.

“Jika bisa, orang tua antar-jemput atau mempercayakan kepada angkutan sekolah yang sudah berlangganan. Jika harus mengunakan aplikasi angkutan online, diupayakan anak tidak memesan sendiri. Tapi, didampingi orang tua atau orang tuanya yang memesankan,” pungkasnya. (rpd/hn)