alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Ruang Isolasi Rawat Inap-Rumah Sehat di Kab Probolinggo Nyaris Penuh

DRINGU, Radar Bromo – Kasus pasien covid-19 aktif di Kabupaten Probolinggo, terus meningkat. Hingga saat ini, tercatat ada 267 kasus positif Covid-19 aktif. Kondisi itu berdampak tingkat keterpakaian ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk perawatan pasien Covid-19 bergejala dan tempat isolasi pasien Covid-19 tidak bergejala, yang juga terus meningkat.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica saat dikonfirmasi mengatakan, tambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus terjadi. Data terbaru, hingga 12 Januari 2021 tercatat 2.418 kasus positif Covid-19. Dari total jumlah tersebut, terdapat 2.031 kasus dinyatakan sembuh, 267 kasus dalam perawatan atau isolasi, dan 120 kasus meninggal dunia.

”Yang menjadi perhatian serius di sini, kasus positif Covid-19 yang aktif capai 267 kasus. Angka kasus aktif itu terus naik. Karena kasus tambahan positif tiap harinya, lebih tinggi dibanding angka pasien sembuh tiap harinya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kondisi itu diungkapkan Dewi, berdampak pada keterpakaian ruang isolasi rawat inap di rumah sakit maupun ruang isolasi rumah sehat. Bagi pasien bergejala dilakukan perawatan di 3 rumah sakit, mulai RSUD Tongas; RSUD Waluyo Jati, Kraksaan; dan RSU Wonolangan.

“Sementara untuk orang yang tidak bergejala, dilakukan isolasi di 8 rumah sehat Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Dewi menjelaskan, sesuai laporan harian dari Bidang Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, ruang isolasi RSUD Tongas terisi 42 persen, RSUD Waluyo Jati terisi 54 persen. Untuk di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, kondisi ruang isolasi dewasa terisi 74 persen dan ruang isolasi intensif terisi 33 persen. Kemudian RS Wonolangan, Dringu, terisi 72 persen

Sedangkan untuk tempat isolasi pasien Covid-19 tidak bergejala, Rumah Sehat Gending terisi 95 persen, Rumah Sehat Lumbang terisi 27 persen, Rumah Sehat Sukapura terisi 86 persen, dan Rumah Sehat Dringu terisi 70 persen.

”Kalau melihat dari laporan itu, ketersediaan ruang isolasi rawat inap maupun rumah sehat, nyaris penuh dan terancam overload. Karena ada sejumlah pasien Covid-19 yang masih menunggu hasil swab PCR. Semoga saja, penyebaran Covid-19 bisa ditekan dan pasien sembuh terus bertambah,” harapnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU