Ada Sejumlah Kecelakaan Kerja di Probolinggo, DPRD Pertanyakan K3

MAYANGAN, Radar Bromo – Masalah keselamatan kerja di sejumlah perusahaan di Kota Probolinggo mengundang perhatian Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Apalagi, dua kecelakaan kerja terjadi dalam waktu berdekatan.

“Ini yang sebenarnya kami pertanyakan dengan terjadinya dua kecelakaan kerja ini. Bagaimana masalah K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di perusahaan saat ini. Apa sudah intensif disosialisasikan kepada karyawan-karyawannya,” ujar Ketua Komisi III Agus Rianto.

Menurutnya, seharusnya penempatan tenaga kerja disesuaikan dengan kemampuannya. Serta, jangan terlalu sering dipindah-pindah. Ia mencontohkan, bila spesifikasi kerjanya di bagian pemotongan, seharusnya di tempatkan di bagian pemotongan.

“Tentu juga karyawan ini harus dibekali masalah keamanan kerja. Sudahkan sosialisasi ini dilakukan. Makanya, akan kami pertanyakan ini dalam RDP (rapat dengar pendapat) Jumat besok. Kami akan mengundang perusahaan juga di sana,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam waktu sepekan, Rabu (8/1) dan Sabtu (11/1), terjadi kecelakaan kerja di dua pabrik di Kota Probolinggo. Yakni, di PT BFI dan PT KTI. Di PT BFI mengakibatkan luka di bagian tangan karena terkena mesin pemotong. Sedangkan, di PT KTI mengakibatkan seorang karyawan meninggal dunia karena terlindas forklif. (put/rud)