alexametrics
28.5 C
Probolinggo
Saturday, 21 May 2022

Ada PPKM Darurat, Proyek Pemeliharaan Jalan Tak Maksimal

PEMELIHARAAN jalur pantura di sepanjang jalan Kabupaten Probolinggo, terus dilakukan. Namun, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pelaksanaannya kurang maksimal.

Seperti diungkapkan Staf Teknik Pengawas Lapangan BBPJN VIII PPK wilayah Probolinggo, Paiton, Situbondo Apriyanto. Menurutnya, hingga Desember 2021, ada sejumlah titik jalan yang akan dilakukan pemeliharaan. “Sudah sejak Januari lalu. Pengerjaan akan dilakukan hingga Desember,” ujarnya kemarin.

Selama PPKM Darurat, pengerjaan pemeliharaan akan terus dilakukan. Namun, di sejumlah titik di ruas Jalan Kraksaan, masih banyak yang luput dari proses pemeliharaan. “Tetap kami kerjakan. Namun, selama PPKM masih belum maksimal. Mungkin nanti usai PPKM Darurat, ini akan kami maksimalkan,” ujarnya.

Pemeliharaan jalan dilakukan dengan cara tambal sulam bagian jalan yang berlubang. “Saat pengerjaan tidak menggunakan alat berat. Sebab, hanya menutupi jalan yang berlubang. Dengan harapan dapat dilalui dengan nyaman oleh pengendara hingga akhir tahun nanti,” ujarnya.

Menurutnya, pemeliharaan ini akan dilakukan di sepanjang 96 kilometer jalan mulai Probolinggo hingga jalan nasional Situbondo Kota. Di Probolinggo, pemeliharaan akan dilakukan di sekitar 46 kilometer jalan.

Apriyanto mengatakan, pengerjaannya tidak akan memakan waktu lama. Karena, hanya melakukan tambal sulam. “Tidak akan terlalu memengaruhi terhadap arus lalu lintas. Hanya saja penyelesaiannya memang tergantung cuaca dan beberapa hal lain,” ujarnya. (mu/rud)

PEMELIHARAAN jalur pantura di sepanjang jalan Kabupaten Probolinggo, terus dilakukan. Namun, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pelaksanaannya kurang maksimal.

Seperti diungkapkan Staf Teknik Pengawas Lapangan BBPJN VIII PPK wilayah Probolinggo, Paiton, Situbondo Apriyanto. Menurutnya, hingga Desember 2021, ada sejumlah titik jalan yang akan dilakukan pemeliharaan. “Sudah sejak Januari lalu. Pengerjaan akan dilakukan hingga Desember,” ujarnya kemarin.

Selama PPKM Darurat, pengerjaan pemeliharaan akan terus dilakukan. Namun, di sejumlah titik di ruas Jalan Kraksaan, masih banyak yang luput dari proses pemeliharaan. “Tetap kami kerjakan. Namun, selama PPKM masih belum maksimal. Mungkin nanti usai PPKM Darurat, ini akan kami maksimalkan,” ujarnya.

Pemeliharaan jalan dilakukan dengan cara tambal sulam bagian jalan yang berlubang. “Saat pengerjaan tidak menggunakan alat berat. Sebab, hanya menutupi jalan yang berlubang. Dengan harapan dapat dilalui dengan nyaman oleh pengendara hingga akhir tahun nanti,” ujarnya.

Menurutnya, pemeliharaan ini akan dilakukan di sepanjang 96 kilometer jalan mulai Probolinggo hingga jalan nasional Situbondo Kota. Di Probolinggo, pemeliharaan akan dilakukan di sekitar 46 kilometer jalan.

Apriyanto mengatakan, pengerjaannya tidak akan memakan waktu lama. Karena, hanya melakukan tambal sulam. “Tidak akan terlalu memengaruhi terhadap arus lalu lintas. Hanya saja penyelesaiannya memang tergantung cuaca dan beberapa hal lain,” ujarnya. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/