alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Pustu Jrebeng Lor Masih Digembok, Polresta Tunggu Surat Dinkes

KEDOPOK, Radar Bromo-Polemik penutupan Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, belum juga berakhir. Sampai Selasa (12/4), pintu pagar Pustu masih dirantai. Rantainya juga dilas.

Karena itu, tidak ada pelayanan kesehatan di pustu ini. Sementara, kepolisian belum bisa mengambil tindakan. Alasannya, belum ada laporan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kota Probolinggo. “Kami belum menerima apa-apa,” ujar Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah Regama.

Sebelumnya, Dinkes menyatakan telah mengirim surat ke Polresta terkait masalah ini. Surat itu dilayangkan pada Kamis (7/4).

“Kalau surat yang dimaksud Dinkes untuk difasilitasi, ada. Pihak kepolisian sudah koordinasi dengan Dinkes. Dinkes akan merapatkan terkait penggembokan pustu tersebut dengan instansi terkait,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya belum bertindak karena sejauh ini memang belum ada yang membuat laporan resmi. Baik dari pihak pemkot maupun dari pihak yang mengaku mempunyai hak lahan pustu. “Polisi belum bertindak mengingat belum ada yang melaporkan terkait pidana yang ada,” katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinkes P2KB dr. Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, telah mengirim surat ke Polresta Kamis (7/4). Isinya guna menangani persoalan penutupan Pustu Kelurahan Jrebeng Lor.

Hanya saja, kata dr Ida -sapaanya- surat tersebut berbciara masalah gangguan fungsi pelayanan pustu. Sehingga, untuk sementara pelayanan dialihkan ke Peskesmas Induk. “Saya sampun bersurat,” ujarnya.

KEDOPOK, Radar Bromo-Polemik penutupan Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, belum juga berakhir. Sampai Selasa (12/4), pintu pagar Pustu masih dirantai. Rantainya juga dilas.

Karena itu, tidak ada pelayanan kesehatan di pustu ini. Sementara, kepolisian belum bisa mengambil tindakan. Alasannya, belum ada laporan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kota Probolinggo. “Kami belum menerima apa-apa,” ujar Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah Regama.

Sebelumnya, Dinkes menyatakan telah mengirim surat ke Polresta terkait masalah ini. Surat itu dilayangkan pada Kamis (7/4).

“Kalau surat yang dimaksud Dinkes untuk difasilitasi, ada. Pihak kepolisian sudah koordinasi dengan Dinkes. Dinkes akan merapatkan terkait penggembokan pustu tersebut dengan instansi terkait,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya belum bertindak karena sejauh ini memang belum ada yang membuat laporan resmi. Baik dari pihak pemkot maupun dari pihak yang mengaku mempunyai hak lahan pustu. “Polisi belum bertindak mengingat belum ada yang melaporkan terkait pidana yang ada,” katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinkes P2KB dr. Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, telah mengirim surat ke Polresta Kamis (7/4). Isinya guna menangani persoalan penutupan Pustu Kelurahan Jrebeng Lor.

Hanya saja, kata dr Ida -sapaanya- surat tersebut berbciara masalah gangguan fungsi pelayanan pustu. Sehingga, untuk sementara pelayanan dialihkan ke Peskesmas Induk. “Saya sampun bersurat,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/