alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Ada 53 Ribu Penerima Upah, Tapi Tak Semua Bisa Dapat JKP

KANIGARAN, Radar Bromo – Rencana pemerintah pusat membuat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), masih digodok. BPJS Ketenagakerjaan wilayah Probolinggo juga masih menunggu hasil akhir program tersebut. Terlebih BPJS Ketenagakerjaan mencatat, di Pasuruan Probolinggo tercatat ada puluhan ribu penerima upah (PU).

Hanya saja, dari 53 ribu PU yang terdaftar di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi Kota-Kabupaten Probolinggo tidak semuanya bisa mendapatkan JKP. Pasalnya ada sejumlah sayarat yang harus dilalui. Paling tidak terdaftar di program Jamsostek atau jaminan tua /pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan.

“Untuk angkanya ini yang masih harus memilah. Jadi masih belum diketahui jumlah pastinya dari total 53 ribu PU yang ada di Kota dan juga Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Rofiul Masyudi, Jumat (12/3) siang.

Selanjutnya bagi yang sudah terdaftar pada program Jamsostek atau jaminan masa tua, maka secara otomatis akan mendapatkan JKP yang akan berlangsung selama 6 bulan. “Jika perusaan itu telah mendaftarkan pekerjanya pada program jaminan tua atau pensiun, maka tidak perlu daftar lagi. Secara otomatis sudah akan masuk ke program JKP,” tambahnya.

Kendati demikian, Rofiul mempertegas bahwa saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Tenaga Kerja. Mengingat meski sudah ada peraturan pemerintahnya, namun belum ada Permenaker-nya.

“Jadi kami masih menunggu permenakernya. Di sana nantinya akan disebutkan secara jelas terkait dengan teknis pelaksanaannya. Apakah nantinya hanya PU atau bahkan tak hanya PU, yang bisa menerima JKP,” tandas Rofiul. (rpd/fun)

KANIGARAN, Radar Bromo – Rencana pemerintah pusat membuat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), masih digodok. BPJS Ketenagakerjaan wilayah Probolinggo juga masih menunggu hasil akhir program tersebut. Terlebih BPJS Ketenagakerjaan mencatat, di Pasuruan Probolinggo tercatat ada puluhan ribu penerima upah (PU).

Hanya saja, dari 53 ribu PU yang terdaftar di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi Kota-Kabupaten Probolinggo tidak semuanya bisa mendapatkan JKP. Pasalnya ada sejumlah sayarat yang harus dilalui. Paling tidak terdaftar di program Jamsostek atau jaminan tua /pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan.

“Untuk angkanya ini yang masih harus memilah. Jadi masih belum diketahui jumlah pastinya dari total 53 ribu PU yang ada di Kota dan juga Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Rofiul Masyudi, Jumat (12/3) siang.

Selanjutnya bagi yang sudah terdaftar pada program Jamsostek atau jaminan masa tua, maka secara otomatis akan mendapatkan JKP yang akan berlangsung selama 6 bulan. “Jika perusaan itu telah mendaftarkan pekerjanya pada program jaminan tua atau pensiun, maka tidak perlu daftar lagi. Secara otomatis sudah akan masuk ke program JKP,” tambahnya.

Kendati demikian, Rofiul mempertegas bahwa saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Tenaga Kerja. Mengingat meski sudah ada peraturan pemerintahnya, namun belum ada Permenaker-nya.

“Jadi kami masih menunggu permenakernya. Di sana nantinya akan disebutkan secara jelas terkait dengan teknis pelaksanaannya. Apakah nantinya hanya PU atau bahkan tak hanya PU, yang bisa menerima JKP,” tandas Rofiul. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/