Tol Paspro Seksi IV Butuh 850 Bidang, Tahun Ini Masih Pembebasan Lahan

LECES, Radar Bromo – Pembangunan jalan tol Pasuruan Probolinggo (Paspro) belum tuntas. Sejauh ini, proyek strategis nasional ini menyisakan seksi IV dari Desa Clarak, Kecamatan Leces sampai Desa Suko, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Tahun ini proyek ini masih tahap pembebasan lahan.

Tol Paspro seksi IV akan dibangun sepanjang 12,4 kilometer dan akan melintasi 21 desa di Kabupaten Probolinggo. “Pembangunan jalan Tol Paspro Seksi IV belum selesai dibangun. Ini sekarang tahap pembebasan lahan,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Paspro Priadi.

Priadi mengatakan, jalan Tol Paspro Seksi IV diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 130 hektare. Dengan lahan yang harus dibebaskan mencapai sekitar 850 bidang. Di dalamnya, terdapat 6 bidang tanah kas desa (TKD). Semuanya masih tahap proses pembebasan.

“Khusus bidang berstatus TKD, tidak akan dibayar ganti rugi. Tetapi, akan dicarikan lahan pengganti. Tentunya dengan luas yang sama,” ujarnya.

Priadi mengatakan, penetapan lokasi sudah terbit. Saat ini pihaknya masih mengiventarisasi dan mengidentifikasi lahan yang terdampak pembangunan jalan bebas hambatan ini. Mengingat, tahap dan proses pembebasan lahan cukup panjang. “Sama dengan proyek Tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi), tol Paspro Seksi IV ini masih tahap pembebasan lahan,” ujarnya.

Jalan Tol Paspro, kata Priadi, merupakan proyek strategis nasional. Nantinya, di Tol Paspro Seksi IV ada satu tol gate dan pembangunan simpang susun di Kecamatan Gending. Semua itu sudah direncanakan dan digambarkan, namun tahun ini masih fokus pada proses pembebasan lahan. (mas/rud)