Kerap Banjir di Sekitar Tol Paspro Muneng, Bakal Normalisasi Sungai

SUMBERASIH, Radar Bromo – Banjir yang sering terjadi di sekitar jalan tol Paspro di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, akhirnya ditindaklanjuti. Penyebabnya, diketahui karena pendangkalan saluran air dan sungai.

Karena itu, akan dilakukan normalisasi saluran air dan sungai. Rencananya, normalisasi dilakukan hari ini dengan melibatkan sejumlah OPD dari Pemkab Probolinggo dan PPK Tol Paspro.

Langkah ini diputuskan kemarin (12/2), setelah Pemkab Probolinggo bersama PPK Tol Paspro survei ke lokasi langganan banjir. Ofie Agustin, kabid Informasi dan Komunikasi Diskominfo Kabupaten Probolinggo mengatakan, survei dilakukan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat tentang akses jalan warga yang kerap banjir. Lokasi itu berada di sekitar jalan tol Muneng Sumberasih. Pemkab lantas mengajak pihak dari tol Paspro untuk mengecek bersama-sama.

”Kami survei kondisi penyumbatan saluran air di sekitar perlintasan jalan tol Muneng Sumberasih,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Setelah survei, diputuskan untuk menormalisasi saluran air dan sungai. PPK tol Paspro menurut Ofie, akan membantu pengerukan endapan di sungai dan meluruskan kembali jalur sungai di areal tol Paspro. Rencananya, pengerukan dilakukan hari ini (13/2) menggunakan ekskavator.

”Banjir yang terjadi di bawah perlintasan jalan tol itu karena adanya pendangkalan saluran air dan sungai. Sehingga, harus dilakukan normalisasi dan pembersihan,” terangnya.

Tim pemkab sendiri, dikatakan Ofie, akan ikut normalisasi sesuai tugasnya masing-masing. Ada DLH, Dinas PUPR, Diskominfo, Dishub, dan Bappeda. DLH misalnya, akan membersihkan sampah di lokasi banjir dan pengangkutan sampahnya.

”Pengerjaan normalisasi itu tidak bisa sehari selesai. Diperkirakan proses normalisasi itu rampung dalam seminggu,” terangnya. (mas/hn)