alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Sudah Ajukan 100 Personel Tambahan untuk Kebutuhan Polsek Kanigaran

KANIGARAN, Radar Bromo – Sampai saat ini proses pembangunan gedung Mapolsek Kanigaran masih terus dikebut. Sembari membangun yang diberi waktu perpanjangan itu, Polres Probolinggo Kota juga mulai menata persiapannya. Di antaranya menyiapkan 100 personel tambahan.

Pengajuan tambahan personel itu sejatinya sudah dilayangkan pada tahun 2020 lalu. Namun hingga Selasa (12/1) masih belum ada tembusan.

“Sesuai dengan DSPP (Daftar Susunan Personel Polisi), ya kami ajukan 100 personel,” beber Waka Polres Kota Probolinggo, Kompol Teguh Santoso, Selasa (12/1) siang.

Disinggung mengenai keberadaannya, Kompol Teguh menegaskan bahwa nantinya Polsek Kanigaran masih menjadi Polsek Urban atau Sub Sektor Polsek Mayangan. Sehingga nantinya akan untuk personelnya, sementara waktu akan di-back up oleh Polsek Mayangan dan juga anggota Polres Probolinggo Kota.

Pembangunan Mapolsek Kanigaran Molor, Diperpanjang Selama 50 Hari

“Sesuai aturan bukan langsung Polsek, tapi Sub Sektor Kanigaran, Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota. Untuk Personel sementara di-back up Polsek dan Polresta,” tegas Kompol Teguh.

Kapan hal itu akan mulai diberlakukan? Menurut Teguh, tentunya pasca penyerahan kanotr Polsek Kanigaran. “Setelah kami terima penyerahan gedungnya, baru nantinya akan kami tempati,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, pengerjaan pembangunan Sub Mapolsek Kanigaran, Polres Probolinggo Kota, telah melewati deadline. Namun, proyek yang seharusnya rampung pada 24 Desember 2020, itu belum rampung. Karenanya, masa pengarapannya diperpanjang selama 50 hari.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Probolinggo Andre Nirwana mengatakan, masa pengerjaan pembangunan Maspolsek Kanigaran, diperpanjang. Seharusnya, pemeriksaan pertama (P1) pembangunan Mapolsek, ini pada 21 Desember 2020.

“Perpanjangan (waktu pengerjaan) ini diberikan maksimal 50 hari. Terhitung penyelesaian berdasarkan kontrak, 24 Desember, maka dihitung perpanjangan sejak 25 Desember. Artinya, harus sudah selesai terhitung 25 Desember sampai 50 hari ke depan,” ujarnya.

Dalam proyek ini, Pemkot Probolinggo mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar. Tendernya dimenangkan oleh CV Juthdabejo dari Pamekasan dengan nilai penawaran Rp 2.127.571.790,57. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU