Ketua DPRD Kota Probolinggo Kunker tanpa Anggota Lain

MAYANGAN, Radar Bromo-Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib tengah diguncang skandal asmara. Itu bermula dari aktivitasnya menggelar kunjungan kerja, akhir pekan lalu. Gara-gara skandal itu, Mujib pun batal menggelar kunjungan kerja (kunker).

Lalu sebenarnya kunker apa yang dilakukan ketua dewan? Kepada sejumlah awak media, Mujib mengaku, ia hendak kunker ke Pamekasan. Kunker yang dilakukan Mujib itu sendiri bukan kunjungan bersama komisi atau pimpinan DPRD.

Tujuannya adalah untuk menemui ketua DPRD  Pamekasan. “Karena perjalanan ke sana itu enam jam, bolak balik jadi 12 jam, akhirnya dipilih untuk menginap. Menginapnya di Surabaya,” ujar Mujib.

Selama kunjungan kerja ke Pamekasan, dia tidak didampingi wakil ketua maupun komisi. Namun, ada dari kesekretariatan yang ikut. “Kunker tidak dengan wakil ketua atau komisi,” ujarnya.

Nah, saat menginap di sebuah hotel di Surabaya itu, istrinya melakukan video call. Mujib memastikan, apa yang disebutkan istrinya di FB tidak ada di kamarnya.

“Tidak ada hal-hal seperti itu. Itu hanya bayangan istri karena cemburu. Saya memang memutuskan pulang cepat dari rencana pulang pagi karena istri marah-marah itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Wahono Arifin, sekretaris DPRD Kota Probolinggo saat dikonfirmasi mengatakan, memang Ketua DPRD Abdul Mujib punya agenda kunjungan kerja. Namun, saat ditanya agenda apa kunker tersebut, mantan kepala Dinas Tenaga Kerja ini enggan menjelaskan.

Dia hanya menyebut, kunjungan kerja itu memang dilakukan ketua DPRD sendiri. Dan hal itu diperbolehkan. “Secara aturan salah satu pimpinan kunker sendirian tidak masalah. Tidak ada larangan terkait hal tersebut,” ujarnya. (put/hn)