alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kasus Covid Meningkat di Kota Probolinggo, Tingkatkan Operasi Prokes

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KANIGARAN,Radar Bromo – Pemkot Probolinggo, terus berusaha kembali menekan laju jumlah pasien positif Covid-19. Salah satunya dengan meningkatkan operasi yustisi. Operasi yang biasanya dilaksanakan dua kali dalam sehari, kini meningkat menjadi tiga kali dalam sehari.

“Meningkatnya pasien positif Covid-19, bahkan sampai Pak Wakil (Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri) meninggal dunia. Ini atas instruksi Wali Kota, operasi yustisi ditingkatkn. Sudah sejak Rabu lalu, sehari tiga kali,” ujar Kepala Satpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi, kemarin (11/12).

Sejatinya, Pemkot sering menggelar operasi yustisi sejak awal September lalu. Sasarannya pusat-pusat keramaian. Saat ini pelaksanaannya ditingkatkan untuk memastikan warga menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Seperti kemarin (11/12), tim bergerak melakukan operasi di Jalan Dr. Soetomo. Hasilnya, banyak warga yang masuk data petugas karena tidak menggunakan masker.

“Tidak hanya mengintensifkan operasi yustisi, Satpol PP juga akan menempatkan anggota di titik-titik keramaian, seperti Bundaran Glaser (Gladag Serang) dan Taman Maramis. Jika ada pengunjung yang tidak bermasker akan diminta pulang mengambil masker,” ujarnya. Ia juga mengaku berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk kegiatan operasi yustisi.

Sejak 2 pekan terakhir jumlah pasien positif Covid-19, di Kota Probolinggo, terus meningkat. Bahkan, kemarin ada tambahan 16 pasien positif. Karena, kini total jumlah pasien positif mencapai 1.036 orang. Dari jumlah itu, 765 pasien dinyatakan sembuh, 191 pasien menjalani perawatan, dan 80 pasien meninggal dunia. (put/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

KANIGARAN,Radar Bromo – Pemkot Probolinggo, terus berusaha kembali menekan laju jumlah pasien positif Covid-19. Salah satunya dengan meningkatkan operasi yustisi. Operasi yang biasanya dilaksanakan dua kali dalam sehari, kini meningkat menjadi tiga kali dalam sehari.

“Meningkatnya pasien positif Covid-19, bahkan sampai Pak Wakil (Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri) meninggal dunia. Ini atas instruksi Wali Kota, operasi yustisi ditingkatkn. Sudah sejak Rabu lalu, sehari tiga kali,” ujar Kepala Satpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi, kemarin (11/12).

Sejatinya, Pemkot sering menggelar operasi yustisi sejak awal September lalu. Sasarannya pusat-pusat keramaian. Saat ini pelaksanaannya ditingkatkan untuk memastikan warga menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Mobile_AP_Half Page

Seperti kemarin (11/12), tim bergerak melakukan operasi di Jalan Dr. Soetomo. Hasilnya, banyak warga yang masuk data petugas karena tidak menggunakan masker.

“Tidak hanya mengintensifkan operasi yustisi, Satpol PP juga akan menempatkan anggota di titik-titik keramaian, seperti Bundaran Glaser (Gladag Serang) dan Taman Maramis. Jika ada pengunjung yang tidak bermasker akan diminta pulang mengambil masker,” ujarnya. Ia juga mengaku berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk kegiatan operasi yustisi.

Sejak 2 pekan terakhir jumlah pasien positif Covid-19, di Kota Probolinggo, terus meningkat. Bahkan, kemarin ada tambahan 16 pasien positif. Karena, kini total jumlah pasien positif mencapai 1.036 orang. Dari jumlah itu, 765 pasien dinyatakan sembuh, 191 pasien menjalani perawatan, dan 80 pasien meninggal dunia. (put/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2