alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Libur Lebaran, Wisata Gunung Bromo Tutup 11 Hari

SUKAPURA, Radar Bromo – Tidak hanya wisata lokal di Kabupaten Probolinggo yang ditutup. Selama libur Lebaran tahun ini, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) juga menutup objek wisata di kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS).

Penutupan total objek wisata BTS itu mulai berlaku Kamis (13/5) pukul 00.00 sampai Minggu (23/5) pukul 23.59. Sehingga, dapat dipastikan selama 11 hari tidak ada objek wisata di Kabupaten Probolinggo yang buka.

Humas BB TNBTS Sarif Hidayat menjelaskan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pihak terkait. Rapat memutuskan untuk menutup sementara objek wisata di kawasan BTS selama 11 hari. Mulai tanggal 13 Mei sampai 23 Mei.

”Jadi, wisata Bromo Tengger Semeru juga ditutup sementara selama libur panjang Lebaran. Keputusan penutupan sementara itu sudah diumumkan dan disebarkan,” katanya.

Menurut Sarif, penutupan sementara objek wisata di kawasan BTS dilakukan dengan sejumlah pertimbangan. Di antaranya, memerhatikan SE Satgas Penanganan Covid-19 dan Adendum SE Bupati Probolinggo dan Bupati Lumajang. Sekaligus untuk mewaspadai meluasnya penyebaran Covid-19 pada masa libur panjang Idul Fitri.

”Atas semua pertimbangan itu, seluruh objek wisata di kawasan TNBTS ditutup total dari semua aktivitas wisata dan kegiatan lainnya,” tegasnya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto pun menegaskan, sudah mendapatkan tembusan tentang penutupan objek wisata BTS oleh BBTNBTS. Dengan begitu, dapat dipastikan semua objek wisata di Kabupaten Probolinggo tutup total. Baik itu objek wisata lokal, maupun wisata international (Bromo).

”Penutupan wisata itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama libur panjang. Karena pascalibur panjang biasa terjadi lonjakan kasus Covid-19,” terangnya. (mas/hn)

SUKAPURA, Radar Bromo – Tidak hanya wisata lokal di Kabupaten Probolinggo yang ditutup. Selama libur Lebaran tahun ini, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) juga menutup objek wisata di kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS).

Penutupan total objek wisata BTS itu mulai berlaku Kamis (13/5) pukul 00.00 sampai Minggu (23/5) pukul 23.59. Sehingga, dapat dipastikan selama 11 hari tidak ada objek wisata di Kabupaten Probolinggo yang buka.

Humas BB TNBTS Sarif Hidayat menjelaskan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pihak terkait. Rapat memutuskan untuk menutup sementara objek wisata di kawasan BTS selama 11 hari. Mulai tanggal 13 Mei sampai 23 Mei.

”Jadi, wisata Bromo Tengger Semeru juga ditutup sementara selama libur panjang Lebaran. Keputusan penutupan sementara itu sudah diumumkan dan disebarkan,” katanya.

Menurut Sarif, penutupan sementara objek wisata di kawasan BTS dilakukan dengan sejumlah pertimbangan. Di antaranya, memerhatikan SE Satgas Penanganan Covid-19 dan Adendum SE Bupati Probolinggo dan Bupati Lumajang. Sekaligus untuk mewaspadai meluasnya penyebaran Covid-19 pada masa libur panjang Idul Fitri.

”Atas semua pertimbangan itu, seluruh objek wisata di kawasan TNBTS ditutup total dari semua aktivitas wisata dan kegiatan lainnya,” tegasnya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto pun menegaskan, sudah mendapatkan tembusan tentang penutupan objek wisata BTS oleh BBTNBTS. Dengan begitu, dapat dipastikan semua objek wisata di Kabupaten Probolinggo tutup total. Baik itu objek wisata lokal, maupun wisata international (Bromo).

”Penutupan wisata itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama libur panjang. Karena pascalibur panjang biasa terjadi lonjakan kasus Covid-19,” terangnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/