alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Tebing Longsor, Jalur ke Bromo di Wonokerto Terganggu

SUKAPURA, Radar Bromo-Wisatawan yang hendak ke Bromo via Probolinggo, Sabtu ini (12/3) harus bersabar. Sebab, jalan di Desa Wonokerto  sempat tertutup material longsor. Proses pembersihannya sejauh ini masih terus dilakukan.

Informasi yang dihimpun, jalan raya di Wonokerto sempat putus total, Jumat malam (11/3). Arus kendaraan baik dari arah Bromo (atas) maupun yang hendak ke Bromo macet total sepanjang 4 km.

Tebing di tepi jalan raya yang longsor itu sendiri terjadi sekitar pukul 23.00. Material longsor itu menutup total akses jalan raya setempat.

Warga desa setempat dan relawan malam itu juga kerja bakti membersihkan material  longsor. Tingginya material longsor yang berada di di tengah jalan membuat proses pembersihan secara manual butuh waktu cukup lama.

Sekitar pukul 03.00, jalur sudah mulai bisa dilewati. Namun baru kendaraan roda empat offroad atau empat kali empat yang bisa melewati jalur tersebut. Kendaraan biasa baru bisa melewati titik longsor tersebut baru pukul 6 pagi.

“Pukul 3 pagi sudah bisa dilewati tapi khusus kendaraan hartop atau 4×4 WD. Kendaraan biasa bisa lewat pukul 06.00. Kami butuh datangkan alat berat untuk bersihkan seluruh material longsor,” kata Pj Kades wonokerto, Wahyono.

Sampai berita ini ditulis, pembersihan material longsor masih terus dilakukan. (mas/mie)

SUKAPURA, Radar Bromo-Wisatawan yang hendak ke Bromo via Probolinggo, Sabtu ini (12/3) harus bersabar. Sebab, jalan di Desa Wonokerto  sempat tertutup material longsor. Proses pembersihannya sejauh ini masih terus dilakukan.

Informasi yang dihimpun, jalan raya di Wonokerto sempat putus total, Jumat malam (11/3). Arus kendaraan baik dari arah Bromo (atas) maupun yang hendak ke Bromo macet total sepanjang 4 km.

Tebing di tepi jalan raya yang longsor itu sendiri terjadi sekitar pukul 23.00. Material longsor itu menutup total akses jalan raya setempat.

Warga desa setempat dan relawan malam itu juga kerja bakti membersihkan material  longsor. Tingginya material longsor yang berada di di tengah jalan membuat proses pembersihan secara manual butuh waktu cukup lama.

Sekitar pukul 03.00, jalur sudah mulai bisa dilewati. Namun baru kendaraan roda empat offroad atau empat kali empat yang bisa melewati jalur tersebut. Kendaraan biasa baru bisa melewati titik longsor tersebut baru pukul 6 pagi.

“Pukul 3 pagi sudah bisa dilewati tapi khusus kendaraan hartop atau 4×4 WD. Kendaraan biasa bisa lewat pukul 06.00. Kami butuh datangkan alat berat untuk bersihkan seluruh material longsor,” kata Pj Kades wonokerto, Wahyono.

Sampai berita ini ditulis, pembersihan material longsor masih terus dilakukan. (mas/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/