alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Harga Bawang Merah Diprediksi Naik Hingga Bulan Puasa

DRINGU, Radar Bromo– Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo saat ini kembali mengalami kenaikan. Kenaikan ini diprediksi akan terus terjadi hingga bulan puasa yang jatuh pada pertengahan April mendatang.

Informasi yang dihimpun, harga bawang merah mengalami kenaikan yang relatif, jika dihitung dari jenisnya. Jika dibandingkan degan harga pada akhir Januari lalu, harga bawang merah di pasar Dringu cukup jauh.

Untuk harga bawang merah pada akhir Januari, jenis bawang merah kecil Rp 7.000– 8.000. Sementara harga per Kamis (11/2), Rp 8.000–10.000, atau mengalami kenaikan Rp 3.000 jika diambil dari harga tertingginya.

“Saat ini bawang mengalami kenaikan. Bahkan untuk bawang yang besar super kenaikannya terjadi sekitar Rp 5000,” ujar Kepala UPT pasar Bawang Dringu Sutaman, Kamis (11/2).

Sutaman menjelaskan, kenaikan harga bawang ini terjadi lantaran pembeli barang pangan ini mulai banyak. Pun begitu dengan pengiriman bawang merah ke daerah lain, sudah mulai lancar. Sehingga harga bawang mulai merangkak naik.

“Pengiriman ke daerah-daerah, bahkan keluar jawa seperti seperti, Solo, Pati , Jogjakarta, Surabaya, Sidoarjo, Malang , Jember, Banyuwangi, Bali, Kalimantan, Papua, dan Nabire, sudah mulai lancar. Ini disebabkan oleh panen didaerah luar banyak yang rusak. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan di masinh-masing daerah mereka ambil kesini,” ujarnya.

Adanya kenaikan ini diprediksinya akan terus merangkak hingga bulan puasa mendatang, atau tepatnya pada pertengahan April mendatang. “Insyaallah akan terus naik, mungkin sampai Ramdan. Sebab, pada saat itu, permintaan bawang merah akan mulai berdatangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ridwan, Kasi Perdagangan Disperindag Kabupaten Probolinggo mengatakan salah satu faktor yang mempengaruhi harga bawang itu adalah permintaan dan stok bawang yang ada dipasan.

“Faktornya permintaan dan stok bawang merah. Jadi stok mulai menipis maka harga akan naik, lantaran barangnya sedikit. Perhari ini (kemarin,red) stok bawang di pasar Dringu adalah 36 ton,” ujarnya. (mu/fun)

DRINGU, Radar Bromo– Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo saat ini kembali mengalami kenaikan. Kenaikan ini diprediksi akan terus terjadi hingga bulan puasa yang jatuh pada pertengahan April mendatang.

Informasi yang dihimpun, harga bawang merah mengalami kenaikan yang relatif, jika dihitung dari jenisnya. Jika dibandingkan degan harga pada akhir Januari lalu, harga bawang merah di pasar Dringu cukup jauh.

Untuk harga bawang merah pada akhir Januari, jenis bawang merah kecil Rp 7.000– 8.000. Sementara harga per Kamis (11/2), Rp 8.000–10.000, atau mengalami kenaikan Rp 3.000 jika diambil dari harga tertingginya.

“Saat ini bawang mengalami kenaikan. Bahkan untuk bawang yang besar super kenaikannya terjadi sekitar Rp 5000,” ujar Kepala UPT pasar Bawang Dringu Sutaman, Kamis (11/2).

Sutaman menjelaskan, kenaikan harga bawang ini terjadi lantaran pembeli barang pangan ini mulai banyak. Pun begitu dengan pengiriman bawang merah ke daerah lain, sudah mulai lancar. Sehingga harga bawang mulai merangkak naik.

“Pengiriman ke daerah-daerah, bahkan keluar jawa seperti seperti, Solo, Pati , Jogjakarta, Surabaya, Sidoarjo, Malang , Jember, Banyuwangi, Bali, Kalimantan, Papua, dan Nabire, sudah mulai lancar. Ini disebabkan oleh panen didaerah luar banyak yang rusak. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan di masinh-masing daerah mereka ambil kesini,” ujarnya.

Adanya kenaikan ini diprediksinya akan terus merangkak hingga bulan puasa mendatang, atau tepatnya pada pertengahan April mendatang. “Insyaallah akan terus naik, mungkin sampai Ramdan. Sebab, pada saat itu, permintaan bawang merah akan mulai berdatangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ridwan, Kasi Perdagangan Disperindag Kabupaten Probolinggo mengatakan salah satu faktor yang mempengaruhi harga bawang itu adalah permintaan dan stok bawang yang ada dipasan.

“Faktornya permintaan dan stok bawang merah. Jadi stok mulai menipis maka harga akan naik, lantaran barangnya sedikit. Perhari ini (kemarin,red) stok bawang di pasar Dringu adalah 36 ton,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/