Pipa PDAM Rusak, Pemkot Probolinggo Minta Bantuan ke Pusat

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Mampetnya air PDAM Kota Probolinggo 4 hari terakhir ini, juga jadi perhatian pemkot setempat. Salah satunya, Wali Kota Hadi Zainal Abidin telah menandatangani surat untuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terkait permohonan bantuan.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Amin Fredy bersama tim PDAM Kota Probolinggo mendapat mandat dari Wali Kota Habib Hadi untuk mengawal upaya itu. “Ini namanya upaya, kami minta bantuan ke gubernur maupun Kementerian PUPR kaitan dengan kondisi pipa induk PDAM yang rusak. Kami usulkan ke menteri kalau ada bantuan sarana prasarana. Misalnya, bantuan tangki air agar bisa tersalur ke masyarakat,” jelas Amin seperti dikutip dari website resmi pemkot setempat.

Pemerintah Kota Probolinggo juga memohon bantuan revitalisasi pipa air ke kementerian. “Dengan model pergantian atau pipa mana yang harus diganti. Karena ini membutuhkan teknologi yang lumayan,” ujar Amin.

Surat itu ditujukan ke gubernur, tembusan ke Dinas PUD SDA. Kemudian surat kedua permohonan ke Kementerian PUPR melalui Balai Permukiman Prasarana Jawa Timur.

“Upaya-upaya ini kami lakukan, karena sudah sangat prihatin kondisi PDAM. Masyarakat juga akhirnya terdampak. Kami tidak menutup mata, pipa itu sudah dilas dan tertutup tapi begitu mendapat tekanan langsung retak. Mohon doa dari warga untuk segera tuntas,” sambung mantan Kepala Dinas PUPR itu.

Dalam kunjungannya ke provinsi, Amin Fredy pun mendapat masukan, jika mau revitalisasi pipa PDAM maka harus segera membuat DED (Detail Engineering Design). Masukan ini akan disampaikan kepada wali kota mengingat penganggaran tahapan revitalisasi harus disiapkan dahulu. (mie)