Istri Ketua DPRD Kota Probolinggo Posting Diselingkuhi di FB

WONOASIH, Radar BromoKetua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib sedang diguncang tudingan selingkuh. Tentu tidak ada asap, jika tidak ada api. Tudingan itu disampaikan lewat akun Ika Wahyu Hidayah, istrinya.

Tudingan perselingkungan terhadap Mujib -panggilan Ketua DPRD Abdul Mujib- pun langsung menyebar. Sebab, tudingan itu disampaikan melalui media sosial (medsos) facebook (FB). Ya, Ika menceritakan kronologi kecurigaannya pada Mujib melalui akun FB Ika Wahyu Hidayah.

Dalam posting-an itu, Ika mengaku sakit hati karena suaminya berkhianat. Ika menulis, perbuatan suaminya terbongkar pada Sabtu (11/1). Dia lantas menjelaskan kronologi kejadian yang membuat dirinya curiga suaminya selingkuh.

Sehari sebelumnya, Jumat (10/1), Mujib pamit kunker ke DPRD Pamekasan. Mujib pun menginap di sebuah hotel di Surabaya. Ika pun merasa aneh karena suaminya menginap di Surabaya. Sementara kunker dilakukan di Pamekasan.

Pukul 21.30, Ika video call dengan suaminya. Karena curiga, dia minta suaminya menunjukkan kamar mandi dan ruangan hotel. Di kamar mandi, Ika mengaku melihat sejumlah barang yang bukan milik suaminya. Seperti pembersih wajah micellar water dan sampo.

Ika bahkan mengaku melihat seorang perempuan berbaju hijau berjalan membungkuk. Seolah-olah hendak menyembunyikan barang-barang di kamar hotel.

Ika pun langsung bertanya, milik siapa barang itu dan siapa perempuan yang di lihatnya. Mujib menjawab, tidak ada barang yang dimaksud. Dan tidak ada perempuan di kamar hotelnya. Setelah itu, video call dimatikan.

Ika pun menelepon lagi dengan cara video call. Saat dijawab, Ika mengaku melihat koper warna kuning yang bukan milik suaminya. Mujib menurutnya, hanya membawa tas punggung hitam. Video call lantas dimatikan. Saat ditelepon lagi melalui video call, Ika melihat koper warna kuning itu sudah tidak ada.

Sekitar pukul 22.00, Ika pun menyusul suaminya ke Surabaya sendirian. Tujuannya, melabrak suaminya. Sekitar pukul 00.30, Ika sampai di hotel yang dituju.

Namun, dia tidak bisa bertemu Mujib. Sebab, Mujib ternyata sudah check out.  Di sisi lain, pukul 00.30, Mujib sampai di rumahnya.

Kebingungan sendirian di Surabaya tengah malam, akhirnya Ika melapor ke kantor polisi. Dia melaporkan dugaan perzinahan oleh suaminya. Namun, laporan itu ditolak polisi. Alasannya, tidak ada penggerebekan langsung.

Ika pun pulang dan langsung menuju kantor Mujib untuk menjemput anak-anaknya. Rupanya, dari rumah Mujib membawa anak-anaknya.

Sampai di situ, posting-an selesai. Saat ditelusuri, posting-an itu memang sudah tidak ada lagi. Mujib menyebut, dia menghapus tag kiriman istrinya atau posting-an istrinya yang ada di wall FB miliknya.

Itu dilakukannya dengan bantuan temannya. Mujib memang sempat tidak bisa mengakses FB melalui HP miliknya. Sebab, HP miliknya dibawa istrinya. (put/hn)