alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Visitasi MBS: Setiap Sekolah Tunjukkan Dokumen Terbaik

MAYANGAN, Radar Bromo – Tim juri Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) gelaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo masih terus melakukan visitasi. Rabu (10/11), juri yang terbagi dalam tiga tim itu masing-masing menyasar tiga sekolah. Setiap sekolah pun berusaha menunjukkan yang terbaik.

Seperti diungkapkan salah seorang juri, Suparno. Ia mengaku satu tim bersama Agus Windarti, Sugeng Ariyadi, dan Sukari. Kemarin, ada tiga sekolah yang dikunjungi. Meliputi SDN Mayangan 1, SDN Kanigaran 3, dan SDN Wiroborang 1.

Suparno mengatakan, dari tiga SDN yang dikunjungi, ternyata ada dua SDN yang kali pertama bisa masuk nominasi. Yakni, SDN Kanigaran 3 dan SDN Wiroborang 1. Sementara, SDN Mayangan 1, sudah beberapa kali.

Tim juri (duduk) saat meninjau pembelajaran di SDN Sumber Wetan 1.

“Dua SD lainnya itu kali pertama masuk 15 nominasi. Sementara SDN Mayangan 1, sudah beberapa kali. Hanya saja selalu kandas di 6 besar. Secara pengalaman, lebih banyak SDN Mayangan 1, meski selalu kandas di 6 besar,” jelasnya.

Tim juri lainnya dikoordinasi oleh Wiwik Agustin. Ia bersama Achmad Philip, Sumarji, dan Tri Kartin Marhaendrawati. Menurut Wiwik, setiap sekolah yang dikunjungi berupaya menunjukan dokumennya selengkap mungkin. Tentunya hal ini menjadi poin plus bagi mereka. “Kami ke SDN Mangunharjo 4, SDN Sukabumi 1, dan SMP IT Permata. Jadi, ada dua SDN dan satu SMP,” ujarnya.

Tim juri ketiga ada Kasiadi, Lilik Kasihani, Supardi, dan Supriadi. Kemarin, mereka mengunjungi SMPN 6, SDN Sumber Wetan 1, dan SD Tahfid Bintangku.

MAYANGAN, Radar Bromo – Tim juri Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) gelaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo masih terus melakukan visitasi. Rabu (10/11), juri yang terbagi dalam tiga tim itu masing-masing menyasar tiga sekolah. Setiap sekolah pun berusaha menunjukkan yang terbaik.

Seperti diungkapkan salah seorang juri, Suparno. Ia mengaku satu tim bersama Agus Windarti, Sugeng Ariyadi, dan Sukari. Kemarin, ada tiga sekolah yang dikunjungi. Meliputi SDN Mayangan 1, SDN Kanigaran 3, dan SDN Wiroborang 1.

Suparno mengatakan, dari tiga SDN yang dikunjungi, ternyata ada dua SDN yang kali pertama bisa masuk nominasi. Yakni, SDN Kanigaran 3 dan SDN Wiroborang 1. Sementara, SDN Mayangan 1, sudah beberapa kali.

Tim juri (duduk) saat meninjau pembelajaran di SDN Sumber Wetan 1.

“Dua SD lainnya itu kali pertama masuk 15 nominasi. Sementara SDN Mayangan 1, sudah beberapa kali. Hanya saja selalu kandas di 6 besar. Secara pengalaman, lebih banyak SDN Mayangan 1, meski selalu kandas di 6 besar,” jelasnya.

Tim juri lainnya dikoordinasi oleh Wiwik Agustin. Ia bersama Achmad Philip, Sumarji, dan Tri Kartin Marhaendrawati. Menurut Wiwik, setiap sekolah yang dikunjungi berupaya menunjukan dokumennya selengkap mungkin. Tentunya hal ini menjadi poin plus bagi mereka. “Kami ke SDN Mangunharjo 4, SDN Sukabumi 1, dan SMP IT Permata. Jadi, ada dua SDN dan satu SMP,” ujarnya.

Tim juri ketiga ada Kasiadi, Lilik Kasihani, Supardi, dan Supriadi. Kemarin, mereka mengunjungi SMPN 6, SDN Sumber Wetan 1, dan SD Tahfid Bintangku.

MOST READ

BERITA TERBARU

/