alexametrics
31C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Usai Tahlilan 100 Hari Meninggalnya Suami, Janda Muda Gantung Diri

MAYANGAN,Radar Bromo – Kepergian sang suami untuk selamanya membuat Al, 20 tergoncang. Usai rampung menggelar tahlilan 100 hari kepergian sang suami, Al nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Ia melakukan aksi bunuh diri itu saat berada di rumah orang tuanya di wilayah Kanigaran, Kota Probolinggo. Jenazah janda muda yang belum memiliki anak itu ditemukan di dapur rumah sekitar pukul 09.30, Sabtu (10/10).

“Pagi hari sekitar pukul 06.00 korban (Al) datang ke rumah orang tuanya. Selanjutnya selang beberapa waktu kemudian, ibunya masuk ke dapur. Sang ibu kaget melihat putrinya yang sudah meninggal dalam keadaan gantung diri. Selanjutnya ibunya meminta bantuan kepada tetangganya untuk menurunkan korban,” terang Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco.

Dari penyelidikan polisi, Al memang menderita gangguan kejiwaan usai ditinggal meninggal sang suami.

“Saudari korban telah melakukan perawatan medis di rumah sakit jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang. Namun pulang paksa pada 10 April 2020. Korban alami depresi lantaran ditinggal mati suaminya. Jum’at (9/10) telah melakukan selamatan 100 hari (meninggalnya) suami korban,” katanya.

Atas kejadian itu, pihak keluarga sendiri telah menerima kematian Al. “Korban telah dikebumikan. Usai pihak keluarga membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh ayahnya,” imbuh perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu. (rpd/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU