alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

KONI Pajang Beragam Prestasi Atlet Legenda Kota Probolinggo

PROBOLINGGO, Radar BromoInilah sebuah sejarah baru di sepanjang perjalanan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo. Untuk pertama kalinya, bertepatan di peringatan Hari Olah Raga Nasional yang jatuh pada tanggal 9 September, KONI Kota Probolinggo memamerkan beragam prestasi dari atlet legenda Kota Probolinggo yang telah mengharumkan nama besar daerah, Kamis Pagi (9/9). Momen ini juga digelar menjelang dilantiknya kepengurusan baru KONI periode 2021-2025

Langkah ini diinisiasi Wali Kota Probolingo Habib Hadi Zainal Abidin. Bukan hanya sebagai wujud penghargaan kepada para atlet maestro semata. Tapi sekaligus untuk mengobarkan semangat para atlet muda agar terus berjuang melanjutkan prestasi-prestasi yang lebih gemilang dari pendahulunya.

Galeri prestasi atlet legenda kota Probolinggo ini terletak di GOR Mastrip, Kantor KONI Kota Probolinggo. Sehingga, siapapun yang masuk melalui pintu utama Gedung GOR Mastrip, langsung disambut dengan pajangan prestasi yang begitu menginspirasi ini.

“Saya berharap di pemerintahan saya dan kepengurusan KONI yang baru, bisa mengabadikan momen penting. Momen behagia di masing-masing cabang olah raga yang ada di bawah naungan KONI Kota Probolinggo. Ke depan, akan ada ruangan khusus untuk menampilkan beragam presatasi atlet kebanggaan Kota Probolinggo. Semua yang ada di galeri ini adalah riwayat perjuangan, saksi bisu bagaimana beratnya perjuangan sebelum prestasi diraih. Ini semua patut diapresiasi,“ ungkap Wali Kota.

Untuk sementara, galeri dipenuhi medali, piagam penghargaan, seragam, sepatu hingga alat olah raga yang digunakan tujuh atlet legenda asal Kota Probolinggo saat meraih prestasi. Mereka-lah yang mengharumkan nama kota Probolinggo, baik itu prestasi tingkat Nasional bahkan Internasional era-1960an.

Di antaranya Susiyadi, dari cabang olah raga tinju; Ilham Wahyudi dari cabang olah raga catur; Arbain dari cabang olah raga atletik. Kemudian ada Sri Marsih dari cabang olah raga atletik, J. Soeharjono dari cabang olah raga sepak bola; Suparman dari cabang olah raga bulu tangkis; dan Fathullah dari cabang olah raga anggar.

Saat ditemui awak media usai meninjau galeri, wali kota mengungkap keinginannya agar terus memacu semangat para generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga. “KONI harus terus menggali potensi-potensi di semua cabang olah raga. Saya mengapresiasi perjuangan para atlet legenda Kota Probolinggo. Ini akan menjadi momen bangkitnya olah raga di Kota Probolinggo. Terpenting, pemerintah dan KONI harus komitmen dalam mengapresiasi prestasi yang diraih para atlet. Bukan habis manis, sepah dibuang. Sebab, tanpa adanya komitmen, mustahil prestasi-prestasi ini bisa diraih,“ tegas wali kota.

Susiyadi, salah satu atlet legenda yang hadir turut menyaksikan koleksi pribadinya dipajang digaleri mengungkap apesiasinya. Dirinya berharap, komitmen Pemkot Probolinggo dan KONI Kota Probolinggo mampu menjadi memprakarsa adanya bibit altit yang terencana sejak dini bahkan disemua cabang olah raga, implementasi nyata tersebut diharapkan menjadi pijakan dalam membesarkan prestasi olah raga kota Probolinggo. (el/fun)

PROBOLINGGO, Radar BromoInilah sebuah sejarah baru di sepanjang perjalanan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo. Untuk pertama kalinya, bertepatan di peringatan Hari Olah Raga Nasional yang jatuh pada tanggal 9 September, KONI Kota Probolinggo memamerkan beragam prestasi dari atlet legenda Kota Probolinggo yang telah mengharumkan nama besar daerah, Kamis Pagi (9/9). Momen ini juga digelar menjelang dilantiknya kepengurusan baru KONI periode 2021-2025

Langkah ini diinisiasi Wali Kota Probolingo Habib Hadi Zainal Abidin. Bukan hanya sebagai wujud penghargaan kepada para atlet maestro semata. Tapi sekaligus untuk mengobarkan semangat para atlet muda agar terus berjuang melanjutkan prestasi-prestasi yang lebih gemilang dari pendahulunya.

Galeri prestasi atlet legenda kota Probolinggo ini terletak di GOR Mastrip, Kantor KONI Kota Probolinggo. Sehingga, siapapun yang masuk melalui pintu utama Gedung GOR Mastrip, langsung disambut dengan pajangan prestasi yang begitu menginspirasi ini.

“Saya berharap di pemerintahan saya dan kepengurusan KONI yang baru, bisa mengabadikan momen penting. Momen behagia di masing-masing cabang olah raga yang ada di bawah naungan KONI Kota Probolinggo. Ke depan, akan ada ruangan khusus untuk menampilkan beragam presatasi atlet kebanggaan Kota Probolinggo. Semua yang ada di galeri ini adalah riwayat perjuangan, saksi bisu bagaimana beratnya perjuangan sebelum prestasi diraih. Ini semua patut diapresiasi,“ ungkap Wali Kota.

Untuk sementara, galeri dipenuhi medali, piagam penghargaan, seragam, sepatu hingga alat olah raga yang digunakan tujuh atlet legenda asal Kota Probolinggo saat meraih prestasi. Mereka-lah yang mengharumkan nama kota Probolinggo, baik itu prestasi tingkat Nasional bahkan Internasional era-1960an.

Di antaranya Susiyadi, dari cabang olah raga tinju; Ilham Wahyudi dari cabang olah raga catur; Arbain dari cabang olah raga atletik. Kemudian ada Sri Marsih dari cabang olah raga atletik, J. Soeharjono dari cabang olah raga sepak bola; Suparman dari cabang olah raga bulu tangkis; dan Fathullah dari cabang olah raga anggar.

Saat ditemui awak media usai meninjau galeri, wali kota mengungkap keinginannya agar terus memacu semangat para generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga. “KONI harus terus menggali potensi-potensi di semua cabang olah raga. Saya mengapresiasi perjuangan para atlet legenda Kota Probolinggo. Ini akan menjadi momen bangkitnya olah raga di Kota Probolinggo. Terpenting, pemerintah dan KONI harus komitmen dalam mengapresiasi prestasi yang diraih para atlet. Bukan habis manis, sepah dibuang. Sebab, tanpa adanya komitmen, mustahil prestasi-prestasi ini bisa diraih,“ tegas wali kota.

Susiyadi, salah satu atlet legenda yang hadir turut menyaksikan koleksi pribadinya dipajang digaleri mengungkap apesiasinya. Dirinya berharap, komitmen Pemkot Probolinggo dan KONI Kota Probolinggo mampu menjadi memprakarsa adanya bibit altit yang terencana sejak dini bahkan disemua cabang olah raga, implementasi nyata tersebut diharapkan menjadi pijakan dalam membesarkan prestasi olah raga kota Probolinggo. (el/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/