Gelontor Rp 100 Juta untuk Bangun Pagar Terminal Jorongan

TERMINAL SUNYI: Terminal Jorongan, Kecamatan Leces, yang terus dipercantik untuk menarik perhatian calon penumpang. Tahun ini Dishub Kabupaten Probolinggo membangun pagar dengan anggaran Rp 100 juta. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

LECES, Radar Bromo – Sepinya Terminal Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, terus jadi perhatian. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo juga terus berusaha mempercantiknya agar penumpang lebih ramai. Tahun ini Dishub telah membangun pagar terminal dan menelan anggaran Rp 100 juta.

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Heri Sulistiyanto mengatakan, pembangunan pagar itu bertujuan mempercantik terminal. Sehingga, terminal bisa sedikit lebih ramai. “Kami ingin terminal lebih ramai. Karena itu kami tata dan percantik,” ujarnya.

Menurutnya, Terminal Jorongan masuk kategori terminal tipe C. Terminal ini hanya diperuntukan untuk angkutan pedesaan (angdes) dan mobil penumpang umum (MPU) antarkota. Sejauh ini, ada sekitar 98 armada yang sering keluar-masuk terminal. Dari jumlah itu, sekitar 10 armada merupakan MPU. “Sepuluh itu antarkota, Probolinggo-Situbondo. Yang lainnya dalam kota,” ujarnya.

Heri mengakui sepinya Terminal Jorongan. Terlebih dengan semakin majunya teknologi, membuat angkutan konfensional terkalahkan dengan angkutan online. Karenanya, agar bisa ramai, terminal ini terus dipoles. “Semoga dengan adanya pembangunan ini bisa lebih ramai. Kami anggarkan pembangunannya tahun ini dan telah selesai. Anggarannya sebesar Rp 100 juta,” ujarnya.

Saban tahun, kata Heri, Terminal Jorongan juga mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari retribusi terminal setiap tahun diperoleh sekitar Rp 86 juta serta sekitar Rp 5 juta dari retribusi kios di terminal. “Semoga dengan adanya pembangunan ini bisa meningkatkan PAD dan penumpang menjadi ramai,” harapnya. (sid/rud/fun)