alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Gedung Dekranasda di Alun-alun Probolinggo Masih Belum Ditempati

KANIGARAN, Radar Bromo- Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Probolinggo belum maksimal. Gedung yang berada di sisi utara Alun-alun Kota Probolinggo itu masih kosong. Pemfungsiannya masih menunggu pembenahan interior gedung.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, gedung Dekranasda belum digunakan. Pihaknya masih akan menata bagian interiornya.

Gedung ini memang baru rampung dibangun akhir tahun lalu. Kini masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan. Dalam waktu dekat, bagian interiornya akan ditata sekaligus pendaftaran produk yang akan dipasarkan.

“Saat ini, masih proses pembenahan. Rencananya ada penataan display dan desain interior. Untuk itu, anggaran sebesar Rp 90 juta telah disiapkan,” ujarnya.

Ia mengaku masih menunggu tahap detail engineering design (DED) rampung. Karena anggarannya di bawah Rp 200 juta, maka pelaksana proyek desain interiornya akan dilakukan dengan penunjukan langsung.

Gedung Dekranasda nantinya akan digunakan untuk memasarkan produk kerajinan khas Kota Probolinggo. DKUPP akan bekerja sama dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuannya, untuk membantu memasarkan produk mereka.

Nantinya ada tahap seleksi produk UMKM yang bisa masuk Gedung Dekranasda. DKUPP berkeinginan menjaring perajin baru agar bisa diekspos dan diketahui masyarakat luas. Pendaftarannya bisa dilakukan dengan mendatangi Bidang Perindustrian di DKUPP.

KANIGARAN, Radar Bromo- Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Probolinggo belum maksimal. Gedung yang berada di sisi utara Alun-alun Kota Probolinggo itu masih kosong. Pemfungsiannya masih menunggu pembenahan interior gedung.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, gedung Dekranasda belum digunakan. Pihaknya masih akan menata bagian interiornya.

Gedung ini memang baru rampung dibangun akhir tahun lalu. Kini masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan. Dalam waktu dekat, bagian interiornya akan ditata sekaligus pendaftaran produk yang akan dipasarkan.

“Saat ini, masih proses pembenahan. Rencananya ada penataan display dan desain interior. Untuk itu, anggaran sebesar Rp 90 juta telah disiapkan,” ujarnya.

Ia mengaku masih menunggu tahap detail engineering design (DED) rampung. Karena anggarannya di bawah Rp 200 juta, maka pelaksana proyek desain interiornya akan dilakukan dengan penunjukan langsung.

Gedung Dekranasda nantinya akan digunakan untuk memasarkan produk kerajinan khas Kota Probolinggo. DKUPP akan bekerja sama dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuannya, untuk membantu memasarkan produk mereka.

Nantinya ada tahap seleksi produk UMKM yang bisa masuk Gedung Dekranasda. DKUPP berkeinginan menjaring perajin baru agar bisa diekspos dan diketahui masyarakat luas. Pendaftarannya bisa dilakukan dengan mendatangi Bidang Perindustrian di DKUPP.

MOST READ

BERITA TERBARU

/