alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Kasus Covid Turun, Penumpang di Terminal Bayuangga Masih Sepi

KADEMANGAN, Radar Bromo – Kasus Covid-19 di Probolinggo mulai membaik. Namun, kondisi ini belum berdampak signifikan terhadap jumlah penumpang bus di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo. Sejauh ini masih landai.

“Pelayanan terhadap penumpang tetap dilakukan dengan penyesuaian standar Covid-19. Penumpang harus mematuhi protokol kesehatan dan menginstal aplikasi PeduliLindungi,” ujar Koordinator Terminal Bayuangga Kota Probolinggo Budi Harjo.

Menurutnya, membaiknya situasi pandemi belum mampu membuat aktivitas armada dan penumpang kembali normal. Berdasarkan data Teminal Bayuangga, pada Oktober terdapat 314 bus AKAP yang masuk terminal. Bus AKAP yang berangkat tercatat ada 309 bus dengan 917 penumpang.

Sementara, bus AKDP yang masuk di terminal sebanyak 8.245 bus dengan 15.116 penumpang. Yang berangkat ada 8.374 bus dengan membawa 30.568 penumpang.

Bulan kemarin (November) terdapat 316 bus AKAP yang tiba di terminal dengan 57 penumpang. Selanjutnya, 310 bus diberangkatkan dengan 891 penumpang. Sementara, bus AKDP yang masuk terminal ada 8.048 bus dengan 16.112 penumpang. Sebanyak 7.785 bus AKDP berangkat dengan 30.992 penumpang.

“Dua bulan belakangan armada bus masih landai. Belum ada peningkatan ataupun penurunan yang cukup signifikan,” ujar Budi.

Terkait potensi peningkatan penumpang saat Natal dan tahun baru 2022, Budi belum bisa memastikan. “Jika kondisi normal tanpa pandemi, bisa kami prediksikan lonjakannya. Tapi, kondisi pandemi susah untuk diprediksi,” ujarnya. (ar/rud)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Kasus Covid-19 di Probolinggo mulai membaik. Namun, kondisi ini belum berdampak signifikan terhadap jumlah penumpang bus di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo. Sejauh ini masih landai.

“Pelayanan terhadap penumpang tetap dilakukan dengan penyesuaian standar Covid-19. Penumpang harus mematuhi protokol kesehatan dan menginstal aplikasi PeduliLindungi,” ujar Koordinator Terminal Bayuangga Kota Probolinggo Budi Harjo.

Menurutnya, membaiknya situasi pandemi belum mampu membuat aktivitas armada dan penumpang kembali normal. Berdasarkan data Teminal Bayuangga, pada Oktober terdapat 314 bus AKAP yang masuk terminal. Bus AKAP yang berangkat tercatat ada 309 bus dengan 917 penumpang.

Sementara, bus AKDP yang masuk di terminal sebanyak 8.245 bus dengan 15.116 penumpang. Yang berangkat ada 8.374 bus dengan membawa 30.568 penumpang.

Bulan kemarin (November) terdapat 316 bus AKAP yang tiba di terminal dengan 57 penumpang. Selanjutnya, 310 bus diberangkatkan dengan 891 penumpang. Sementara, bus AKDP yang masuk terminal ada 8.048 bus dengan 16.112 penumpang. Sebanyak 7.785 bus AKDP berangkat dengan 30.992 penumpang.

“Dua bulan belakangan armada bus masih landai. Belum ada peningkatan ataupun penurunan yang cukup signifikan,” ujar Budi.

Terkait potensi peningkatan penumpang saat Natal dan tahun baru 2022, Budi belum bisa memastikan. “Jika kondisi normal tanpa pandemi, bisa kami prediksikan lonjakannya. Tapi, kondisi pandemi susah untuk diprediksi,” ujarnya. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/