alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Lahan Parkir Pasar Baru Tergerus TPS, Begini Jadinya…

KANIGARAN, Radar Bromo – Pengguna jalan yang kerap melintas Jalan Panglima Sudirman, depan Pasar Baru, Kota Probolinggo, harus bersabar. Lokasi ini kerap macet. Kondisi ini disebutkan karena lahan parkir tidak sebanding dengan volume kendaraan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Pasar Baru sering semrawut. Pada jam-jam tertentu, arus lalu lintas di depan pasar ini sering macet. Bahkan, tidak sedikit pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraan di lokasi terlarang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Purwantoro mengatakan, penataan arus lalu lintas di sekitar Pasar Baru, sudah dilakukan sejak renovasi pasar. Forum LLAJ juga telah melakukan uji coba dengan berbagai alternatif.

Namun, permasalahannya volume kendaraan yang parkir dengan kapasitas ruang parkir tidak memadai. Apalagi, sejumlah lokasi parkir Pasar Baru, masih digunakan sebagai tempat penampungan sementara (TPS) untuk bedak pedagang selama pasar direnovasi.

“Ruang parkir tidak sebanding dengan volume kendaraan yang menjadi faktornya. Kalau TPS ini telah dibongkar dan lokasi ini difungsikan kembali sebagai areal parkir, bisa terselesaikan,” ungkapnya, Sabtu (9/4).

Selama Pasar Baru masih dalam tahap renovasi, penataan parkir dilakukan dengan alternatif seperti saat ini. Yaitu, lokasi parkir roda dua terletak di sisi utara dan parkir roda empat di sisi selatan. Sedangkan aturan jam bongkar muat mulai pukul 13.00 sampai malam.

Pihaknya juga telah menugaskan tim pengawasan dan pengendalian parkir dan motoris mulai pagi hingga pukul 12.00 untuk melakukan penataan, pengarahan, dan pembinaan. Petugas ini berupaya mengarahkan dan mengingatkan pengemudi jika parkir tidak di lokasi yang benar.

KANIGARAN, Radar Bromo – Pengguna jalan yang kerap melintas Jalan Panglima Sudirman, depan Pasar Baru, Kota Probolinggo, harus bersabar. Lokasi ini kerap macet. Kondisi ini disebutkan karena lahan parkir tidak sebanding dengan volume kendaraan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Pasar Baru sering semrawut. Pada jam-jam tertentu, arus lalu lintas di depan pasar ini sering macet. Bahkan, tidak sedikit pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraan di lokasi terlarang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Purwantoro mengatakan, penataan arus lalu lintas di sekitar Pasar Baru, sudah dilakukan sejak renovasi pasar. Forum LLAJ juga telah melakukan uji coba dengan berbagai alternatif.

Namun, permasalahannya volume kendaraan yang parkir dengan kapasitas ruang parkir tidak memadai. Apalagi, sejumlah lokasi parkir Pasar Baru, masih digunakan sebagai tempat penampungan sementara (TPS) untuk bedak pedagang selama pasar direnovasi.

“Ruang parkir tidak sebanding dengan volume kendaraan yang menjadi faktornya. Kalau TPS ini telah dibongkar dan lokasi ini difungsikan kembali sebagai areal parkir, bisa terselesaikan,” ungkapnya, Sabtu (9/4).

Selama Pasar Baru masih dalam tahap renovasi, penataan parkir dilakukan dengan alternatif seperti saat ini. Yaitu, lokasi parkir roda dua terletak di sisi utara dan parkir roda empat di sisi selatan. Sedangkan aturan jam bongkar muat mulai pukul 13.00 sampai malam.

Pihaknya juga telah menugaskan tim pengawasan dan pengendalian parkir dan motoris mulai pagi hingga pukul 12.00 untuk melakukan penataan, pengarahan, dan pembinaan. Petugas ini berupaya mengarahkan dan mengingatkan pengemudi jika parkir tidak di lokasi yang benar.

MOST READ

BERITA TERBARU

/