alexametrics
29.8 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Ramadan, Jam Malam Tetap Berlaku di Kota Probolinggo, untuk Warung…

KANIGARAN, Radar Bromo – Menjelang Ramadan, Pemkot Probolinggo belum mengeluarkan aturan terkait jam operasional rumah makan atau warung. Namun, yang dipastikan, Surat Edaran (SE) tentang jam malam tetap berlaku.

Selama ini, sebelum adanya pandemi Covid-19, biasanya banyak warung mulai buka pukul 17.00 hingga pukul 22.00. Serta, buka kembali pukul 03.30 hingga pukul 05.00. Seperti diungkapkan salah seorang pemilik warung makan di Jalan Mastrip, Kota Probolinggo, Mariati, 43.

Ia mengaku, ketika Ramadan, biasanya membuka warungnya sebelum waktu berbuka hingga malam hari. Sekitar pukul 03.30, warungnya buka hingga pukul 05.00. Tujuannya, agar warga yang hendak mencari sahur tidak kebingungan.

“Saya tidak tahu apakah jam itu (jam biasa buka warung) boleh apa tidak. Soalnya setahu saya ada larangan sampai pukul 21.00, apa tetap begitu?” tanyanya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, SE terkait jam malam yang operasionalnya hingga pukul 21.00 akan tetap diberlakukan. Mengingat, saat ini masih dalam kondisi pandemi. “Kalau untuk tutupnya, menurut saya tetap pukul 21.00 sesuai SE nomor 066/741/425.106/2021. Karena saat ini masih pandemi,” ujarnya.

Kemudian, kata Fitri, untuk warung saat Ramadan, masih akan dikoordinasikan dengan Bagian Kesra. Diharapkan ada kejelasan, termasuk ada acuan bagi pemilik warung. Baik yang menyediakan untuk berbuka dan sahur. “Untuk SE buka warung saat Ramadan, masih akan dikoordinasikan dengan Kesra,” ujarnya. (rpd/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo – Menjelang Ramadan, Pemkot Probolinggo belum mengeluarkan aturan terkait jam operasional rumah makan atau warung. Namun, yang dipastikan, Surat Edaran (SE) tentang jam malam tetap berlaku.

Selama ini, sebelum adanya pandemi Covid-19, biasanya banyak warung mulai buka pukul 17.00 hingga pukul 22.00. Serta, buka kembali pukul 03.30 hingga pukul 05.00. Seperti diungkapkan salah seorang pemilik warung makan di Jalan Mastrip, Kota Probolinggo, Mariati, 43.

Ia mengaku, ketika Ramadan, biasanya membuka warungnya sebelum waktu berbuka hingga malam hari. Sekitar pukul 03.30, warungnya buka hingga pukul 05.00. Tujuannya, agar warga yang hendak mencari sahur tidak kebingungan.

“Saya tidak tahu apakah jam itu (jam biasa buka warung) boleh apa tidak. Soalnya setahu saya ada larangan sampai pukul 21.00, apa tetap begitu?” tanyanya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, SE terkait jam malam yang operasionalnya hingga pukul 21.00 akan tetap diberlakukan. Mengingat, saat ini masih dalam kondisi pandemi. “Kalau untuk tutupnya, menurut saya tetap pukul 21.00 sesuai SE nomor 066/741/425.106/2021. Karena saat ini masih pandemi,” ujarnya.

Kemudian, kata Fitri, untuk warung saat Ramadan, masih akan dikoordinasikan dengan Bagian Kesra. Diharapkan ada kejelasan, termasuk ada acuan bagi pemilik warung. Baik yang menyediakan untuk berbuka dan sahur. “Untuk SE buka warung saat Ramadan, masih akan dikoordinasikan dengan Kesra,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/