alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Wali Kota Audiensi dengan PWI; Media Sajikan Berita Berimbang

KANIGARAN, Radar Bromo – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Persiapan Probolinggo diharapkan bisa bersinergi dengan Pemkot Probolinggo. Salah satunya memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menyajikan berita yang berimbang.

Harapan itu disampaikan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dalam audiensi bersama pengurus PWI Persiapan Probolinggo di rumah dinasnya, Selasa (9/3).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PWI Persiapan Perwakilan Probolinggo H.A. Suyuti, Sekretaris PWI Ahmad Faisol, Wakil Sekretaris PWI Sundari Ari Wardhana, dan Koordinator Seksi Pendidikan H. Ikhsan Mahmudi.

Hadi yang didampingi Plt Kepala Diskominfo Pujo A.S., mengatakan, keberadaan PWI diharapkan bisa membina dan mengontrol media yang tidak menerapkan kode etik jurnalistik.

Karena, lanjut Hadi, ada pemberitaan yang masih sepihak. Tidak ada konfirmasi. Bahkan, menjadikan Pemkot Probolinggo sebagai sasaran tembak. Tanpa memberikan kesempatan untuk mengklarifikasi.

“Saya menaruh kepercayaan kepada PWI. Ke depan, pemberitaan tentang Kota Probolinggo makin berimbang. Tidak lagi menulis berita tanpa konfirmasi. Kemudian, keesokan harinya kami dikonfirmasi,” harap Hadi.

Sementara itu, Suyuti mendukung apa yang disampaikan Wali Kota. Karena, semua itu merupakan aturan yang harus dipenuhi dalam penulisan berita.

“Berita harus berimbang, itu wajib. Media tidak boleh melakukan trial by press. Tapi memberikan kesempatan yang sama kepada pihak-pihak yang terkait dengan pemberitaan,” tambah Suyuti, yang sehari-hari menjabat General Manager Jawa Pos Radar Bromo ini.

Selain itu, apa yang disampaikan Walikota sesuai dengan salah satu tugas PWI. Yakni, meningkatkan ketaatan jurnalis kepada kode etik jurnalistik. “Sehingga jurnalis menjadi profesional dalam bekerja. Tidak melenceng dari tugasnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suyuti juga menjelaskan berdirinya PWI Perwakilan Probolinggo, setelah 10 tahun vakum. “Saat ini, sifatnya persiapan. Selanjutnya, nanti akan didefinitifkan,” ujarnya.

Suyuti juga menyampaikan beberapa program yang sudah dilakukan. Termasuk dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Mulai dari bakti sosial hingga media gathering.

“Ke depan, kami akan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kegiatan ini bagian dari cara meningkatkan profesionalisme jurnalis di Probolinggo,” kata Suyuti yang diamini oleh Wali Kota. (rpd/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Persiapan Probolinggo diharapkan bisa bersinergi dengan Pemkot Probolinggo. Salah satunya memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menyajikan berita yang berimbang.

Harapan itu disampaikan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dalam audiensi bersama pengurus PWI Persiapan Probolinggo di rumah dinasnya, Selasa (9/3).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PWI Persiapan Perwakilan Probolinggo H.A. Suyuti, Sekretaris PWI Ahmad Faisol, Wakil Sekretaris PWI Sundari Ari Wardhana, dan Koordinator Seksi Pendidikan H. Ikhsan Mahmudi.

Hadi yang didampingi Plt Kepala Diskominfo Pujo A.S., mengatakan, keberadaan PWI diharapkan bisa membina dan mengontrol media yang tidak menerapkan kode etik jurnalistik.

Karena, lanjut Hadi, ada pemberitaan yang masih sepihak. Tidak ada konfirmasi. Bahkan, menjadikan Pemkot Probolinggo sebagai sasaran tembak. Tanpa memberikan kesempatan untuk mengklarifikasi.

“Saya menaruh kepercayaan kepada PWI. Ke depan, pemberitaan tentang Kota Probolinggo makin berimbang. Tidak lagi menulis berita tanpa konfirmasi. Kemudian, keesokan harinya kami dikonfirmasi,” harap Hadi.

Sementara itu, Suyuti mendukung apa yang disampaikan Wali Kota. Karena, semua itu merupakan aturan yang harus dipenuhi dalam penulisan berita.

“Berita harus berimbang, itu wajib. Media tidak boleh melakukan trial by press. Tapi memberikan kesempatan yang sama kepada pihak-pihak yang terkait dengan pemberitaan,” tambah Suyuti, yang sehari-hari menjabat General Manager Jawa Pos Radar Bromo ini.

Selain itu, apa yang disampaikan Walikota sesuai dengan salah satu tugas PWI. Yakni, meningkatkan ketaatan jurnalis kepada kode etik jurnalistik. “Sehingga jurnalis menjadi profesional dalam bekerja. Tidak melenceng dari tugasnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suyuti juga menjelaskan berdirinya PWI Perwakilan Probolinggo, setelah 10 tahun vakum. “Saat ini, sifatnya persiapan. Selanjutnya, nanti akan didefinitifkan,” ujarnya.

Suyuti juga menyampaikan beberapa program yang sudah dilakukan. Termasuk dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Mulai dari bakti sosial hingga media gathering.

“Ke depan, kami akan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kegiatan ini bagian dari cara meningkatkan profesionalisme jurnalis di Probolinggo,” kata Suyuti yang diamini oleh Wali Kota. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/