alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Jelang Pilkades, Lonjakan Kasus di Kab Probolinggo Terus Dipantau

KRAKSAAN, Radar Bromo – Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus melonjak. Padahal sepekan lagi, pilkades serentak tahap kedua sudah masuk tahapan pencoblosan. Bak sebuah dilema, pesta demokrasi yang akan diikuti 250 desa di 24 kecamatan harus tetap jalan.

Memang dalam pelaksanaan Pilkades nantinya akan menyesuaikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Persiapan yang sudah dilakukan telah matang.

Karena kondisi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo kembali meningkat, maka kewaspadaan terhadap penularan virus kembali diperketat. Agar tidak terjadi ledakan kasus yang pernah terjadi pada pertengahan tahun sebelumnya.

PEMANTAPAN: Sejumlah panitia pilkades Tegalwatu melakukan bimbingan teknis terhadap kelompok penyelenggara pemungutan suara. Hampir dipastikan Pilkades tetap digelar walaupun terjadi kenaikan kasus Covid-19. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

“Dari awal kami sudah berkomitmen untuk menggelar Pilkades aman Covid-19. Jadi saat pelaksanaan tentunya protokol kesehatan diberlakukan secara ketat,” kata Kabid Penataan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo, Nur Rahmad Sholeh.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia. Baik panitia ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Agar protokol kesehatan saat pelaksanaan pencoblosan benar-benar diterapkan dengan disiplin. Bahkan, panitia kecamatan harus mampu berkoordinasi dengan baik dengan panitia tingkat desa.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus melonjak. Padahal sepekan lagi, pilkades serentak tahap kedua sudah masuk tahapan pencoblosan. Bak sebuah dilema, pesta demokrasi yang akan diikuti 250 desa di 24 kecamatan harus tetap jalan.

Memang dalam pelaksanaan Pilkades nantinya akan menyesuaikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Persiapan yang sudah dilakukan telah matang.

Karena kondisi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo kembali meningkat, maka kewaspadaan terhadap penularan virus kembali diperketat. Agar tidak terjadi ledakan kasus yang pernah terjadi pada pertengahan tahun sebelumnya.

PEMANTAPAN: Sejumlah panitia pilkades Tegalwatu melakukan bimbingan teknis terhadap kelompok penyelenggara pemungutan suara. Hampir dipastikan Pilkades tetap digelar walaupun terjadi kenaikan kasus Covid-19. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

“Dari awal kami sudah berkomitmen untuk menggelar Pilkades aman Covid-19. Jadi saat pelaksanaan tentunya protokol kesehatan diberlakukan secara ketat,” kata Kabid Penataan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo, Nur Rahmad Sholeh.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia. Baik panitia ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Agar protokol kesehatan saat pelaksanaan pencoblosan benar-benar diterapkan dengan disiplin. Bahkan, panitia kecamatan harus mampu berkoordinasi dengan baik dengan panitia tingkat desa.

MOST READ

BERITA TERBARU

/