alexametrics
25 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Langganan Macet, Usulkan Pelebaran Jalan Jorongan – Tegalsiwalan

LECES, Radar Bromo – Jalan raya wilayah selatan Kabupaten Probolinggo, kerap macet. Kondisi itu membuat PPK (pejabat pembuat komitmen) jalan nasional wilayah Probolinggo-Lumajang mengusulkan pelebaran jalan tahun depan.

Hendik selaku PPK Jalan Nasional Wilayah Probolinggo-Lumajang mengatakan, jalan raya wilayah selatan di Kabupaten Probolinggo rawan macet. Yaitu mulai Desa Jorongan, Kecamatan Leces sampai Kecamatan Tegalsiwalan atau perbatasan antara Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Lumajang.

Namun, tahun ini tidak ada kegiatan perbaikan atau pelebaran jalan di wilayah selatan Kabupaten Probolinggo. Yang ada kegiatan pelebaran jalan raya di Kabupaten Lumajang.

”Karena terdampak refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, kegiatan tahun ini tidak terlalu besar. Hanya ada kegiatan pelebaran jalan raya, tapi masuk wilayah Lumajang. Untuk jalan raya Kabupaten Probolinggo belum,” katanya.

Dilanjutkan Hendik, kondisi jalan raya wilayah selatan Kabupaten Probolinggo, kurang lebar. Sementara volume kendaraan yang melintas di sana terus meningkat.

Karena itu, kerap terjadi kemacetan arus lalu lintas di wilayah selatan ini. Apalagi saat ada kendaraan yang rusak dan berhenti di tengah jalan, dipastikan lalu lintas akan macet.

”Jalan satu-satunya untuk mengurai potensi kemacetan di jalan raya wilayah selatan itu dengan dilakukan pelebaran jalan,” terangnya.

Karena itu dikatakan Hendik, pihaknya saat ini mengusulkan ke pusat untuk dilakukan pelebaran jalan raya mulai Lumajang sampai Kabupaten Probolinggo. Untuk jalan raya Kabupaten Probolinggo, diperkirakan sepanjang 20 kilometer lebih.

”Kami tidak tahu nilai anggarannya berapa. Karena yang menentukan pusat,” ujarnya. (mas/hn)

LECES, Radar Bromo – Jalan raya wilayah selatan Kabupaten Probolinggo, kerap macet. Kondisi itu membuat PPK (pejabat pembuat komitmen) jalan nasional wilayah Probolinggo-Lumajang mengusulkan pelebaran jalan tahun depan.

Hendik selaku PPK Jalan Nasional Wilayah Probolinggo-Lumajang mengatakan, jalan raya wilayah selatan di Kabupaten Probolinggo rawan macet. Yaitu mulai Desa Jorongan, Kecamatan Leces sampai Kecamatan Tegalsiwalan atau perbatasan antara Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Lumajang.

Namun, tahun ini tidak ada kegiatan perbaikan atau pelebaran jalan di wilayah selatan Kabupaten Probolinggo. Yang ada kegiatan pelebaran jalan raya di Kabupaten Lumajang.

”Karena terdampak refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, kegiatan tahun ini tidak terlalu besar. Hanya ada kegiatan pelebaran jalan raya, tapi masuk wilayah Lumajang. Untuk jalan raya Kabupaten Probolinggo belum,” katanya.

Dilanjutkan Hendik, kondisi jalan raya wilayah selatan Kabupaten Probolinggo, kurang lebar. Sementara volume kendaraan yang melintas di sana terus meningkat.

Karena itu, kerap terjadi kemacetan arus lalu lintas di wilayah selatan ini. Apalagi saat ada kendaraan yang rusak dan berhenti di tengah jalan, dipastikan lalu lintas akan macet.

”Jalan satu-satunya untuk mengurai potensi kemacetan di jalan raya wilayah selatan itu dengan dilakukan pelebaran jalan,” terangnya.

Karena itu dikatakan Hendik, pihaknya saat ini mengusulkan ke pusat untuk dilakukan pelebaran jalan raya mulai Lumajang sampai Kabupaten Probolinggo. Untuk jalan raya Kabupaten Probolinggo, diperkirakan sepanjang 20 kilometer lebih.

”Kami tidak tahu nilai anggarannya berapa. Karena yang menentukan pusat,” ujarnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/