alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

SMKN 1-SMAN 1 Probolinggo Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

KEDOPOK, Radar Bromo – Jumlah sekolah menengah di Kota Probolinggo yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terus bertambah. Sebelumnya SMKN 2 dan SMAN 2, kemarin (8/9) SMKN 1 dan SMAN 1 menyusul juga melaksanakannya. Diharapkan, semua sekolah terus mempersiapkan diri untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Waka Kurikulum SMKN 1 Probolinggo Anton Hartono mengatakan, uji coba pembelajaran tatap muda di sekolahnya dilakukan bergelombang. Masa uji coba ini akan dilakukan hingga akhir September. Jika setelah dievaluasi dinyatakan baik, akan diteruskan.

Dalam masa uji coba ini, jumlah siswa yang masuk hanya 25 persen dari jumlah total siswa di kelas. “Per hari ini yang masuk hanya siswa kelas X nomor absen 1 sampai 9, besok nomor 10 sampai 18, dan seterusnya dari total jumlah siswa 36 anak,” ujarnya.

Pekan depan atau minggu ketiga, giliran kelas XI yang masuk. Pada minggu keempat giliran kelas XII. Selama masa uji coba, mereka hanya bersekolah selama 4 jam mata pelajaran. Setiap jam mata pelajaran hanya sekitar 22,5 menit atai total 90 menit. “Jadi masuk pukul 07.15, pukul 08.30 sudah pulang. Atau paling lama pukul 09.00 sudah pulang,” jelasnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan SMK/SMA Pemprov Jawa Timur Wilayah Probolinggo Kiswanto mengatakan, saat ini sudah ada empat sekolah di Kota Probolinggo yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Yakni, SMKN 2, SMAN 2, SMKN 1, dan SMAN 1. Katanya, keputusan untuK melaksanakan uji coba pembelajaran tetap bergantung pada Gugus Tugas dan kepala daerah masing-masing.

“Di Kabupaten (Probolinggo) masih belum diizinkan. Di Kota Probolinggo, sudah diperbolehkan untuk melakukan uji coba. Tentunya dengan segala hal persiapannya. Mulai dari protokol kesehatan, jarak, masker, serta tempat cuci tangan dan sebagainya,” ujarnya.

Ia berharap sekolah lainnya bisa mempersiapkan diri. Mengingat, lambat laun sekolah akan kembali dibuka atau tetap melakukan pembelajaran tatap muka. “Harapannya sekolah mulai sekarang sudah mempersiapkan diri,” ujar Kiswanto. (rpd/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.