alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Sidak, Temukan Pedagang Jual Ternak Kurban Sakit

KANIGARAN, Radar Bromo – Menjelang Idul Adha 1443 Hijriah, Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kota Probolinggo memonitor sejumlah lokasi penjualan hewan kurban. Hasilnya, satgas menemukan pedagang yang menjual ternak sakit mata dan belum cukup umur.

Terdata, ada 41 titik penjualan hewan kurban di Kota Probolinggo. Mereka menjual 25 ekor sapi, 43 ekor kambing, dan 1.233 ekor domba. Sebagian besar pedagang sudah menjual hewan kurban sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo Aries Santoso mengatakan, satgas meninjau lima lokasi. Yakni, di penampungan Satpol PP, kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jalan Cokroaminoto, di PP Hidayatullah, dan kawasan Ungup-ungup, Kelurahan Tisnonegaran.

“Lima lokasi ini sebagai sampling untuk memastikan jika hewan ternak yang dijualbelikan untuk kurban sesuai ketentuan. Hasil peninjauan sudah bagus,” ujarnya ketika ditemui di kawasan Ungup-ungup.

Aries menjelaskan, dalam pengecekan, satgas sempat menemukan seekor domba mengalami sakit mata. Namun, ternak ini tetap boleh dijual, asalkan penyakitnya sudah sembuh. Dari hasil pemeriksaan, sakit mata ini bisa disembuhkan dalam sehari.

Ada juga dua ekor domba di PP Hidayatullah yang belum cukup umur. Dua-duanya masih berusia di bawah enam bulan. Namun, pemilik berjanji tidak akan menjualnya untuk kebutuhan kurban.

KANIGARAN, Radar Bromo – Menjelang Idul Adha 1443 Hijriah, Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kota Probolinggo memonitor sejumlah lokasi penjualan hewan kurban. Hasilnya, satgas menemukan pedagang yang menjual ternak sakit mata dan belum cukup umur.

Terdata, ada 41 titik penjualan hewan kurban di Kota Probolinggo. Mereka menjual 25 ekor sapi, 43 ekor kambing, dan 1.233 ekor domba. Sebagian besar pedagang sudah menjual hewan kurban sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo Aries Santoso mengatakan, satgas meninjau lima lokasi. Yakni, di penampungan Satpol PP, kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jalan Cokroaminoto, di PP Hidayatullah, dan kawasan Ungup-ungup, Kelurahan Tisnonegaran.

“Lima lokasi ini sebagai sampling untuk memastikan jika hewan ternak yang dijualbelikan untuk kurban sesuai ketentuan. Hasil peninjauan sudah bagus,” ujarnya ketika ditemui di kawasan Ungup-ungup.

Aries menjelaskan, dalam pengecekan, satgas sempat menemukan seekor domba mengalami sakit mata. Namun, ternak ini tetap boleh dijual, asalkan penyakitnya sudah sembuh. Dari hasil pemeriksaan, sakit mata ini bisa disembuhkan dalam sehari.

Ada juga dua ekor domba di PP Hidayatullah yang belum cukup umur. Dua-duanya masih berusia di bawah enam bulan. Namun, pemilik berjanji tidak akan menjualnya untuk kebutuhan kurban.

MOST READ

BERITA TERBARU

/