alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Sapi Warga Sumurmati Hilang, Ditemukan Warga saat Patroli Sahur

SUMBERASIH, Radar Bromo – Aksi pencurian hewan ternak kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini pelaku menyasar sapi milik Siswanto, 34, warga Dusun Dam, RT. 09, RW. 02, Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih. Sapi warna hitam miliknya hilang di kandang yang ada di rumah tetangganya, Kamis (7/4) dini hari. Namun berkat kesigapan warga, sapi tersebut berhasil ditemukan keesokan harinya.

Begitu ada kabar, warga memang langsung mencari sapi tersebut. Apalagi warga di desa setempat sering melek malam sembari menunggu waktu sahur.

Fawajibus Sukron, 19, salah satu pemuda yang melakukan patrol sahur mengatakan, pencurian sapi itu terjadi pukul 02.00. Awalnya, tidak ada yang mencurigakan di area pencurian, karena pada waktu itu banyak kelompok anak muda melakukan patrol sahur keliling. Selain itu, banyak warga yang nongkrong.

“Tidak ada orang asing sama sekali. Saya baru mendengar teriak maling ketika hendak membangunkan ibu”. Terangnya.

Sementara itu, Siswanto mengatakan dia sudah tak melihat sapi di kandang, setelah mendengar teriakan maling dari tetangga yang memelihara sapinya. Saat itu, dirinya duduk di depan teras rumah sambil menunggu istrinya selesai masak untuk sahur. Sebelum itu, korban sempat mengajak temannya berangkat kerja (borongan), tapi tidak jadi, karena temannya sakit.

Dini hari itu Siswanto mengaku tak percaya sapinya dimaling. Karena, banyak tetangga yang memeliharanya. Namun begitu tahu sapinya hilang, ia langsung bergerak. Apalagi istrinya sempat menangis saat tahu sapi yang menjadi sumber ekonomi itu raib. “Istri saya sampai bilang lebih baik mati daripada kehilangan sapi ini,” beber Siswanto.

SUMBERASIH, Radar Bromo – Aksi pencurian hewan ternak kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini pelaku menyasar sapi milik Siswanto, 34, warga Dusun Dam, RT. 09, RW. 02, Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih. Sapi warna hitam miliknya hilang di kandang yang ada di rumah tetangganya, Kamis (7/4) dini hari. Namun berkat kesigapan warga, sapi tersebut berhasil ditemukan keesokan harinya.

Begitu ada kabar, warga memang langsung mencari sapi tersebut. Apalagi warga di desa setempat sering melek malam sembari menunggu waktu sahur.

Fawajibus Sukron, 19, salah satu pemuda yang melakukan patrol sahur mengatakan, pencurian sapi itu terjadi pukul 02.00. Awalnya, tidak ada yang mencurigakan di area pencurian, karena pada waktu itu banyak kelompok anak muda melakukan patrol sahur keliling. Selain itu, banyak warga yang nongkrong.

“Tidak ada orang asing sama sekali. Saya baru mendengar teriak maling ketika hendak membangunkan ibu”. Terangnya.

Sementara itu, Siswanto mengatakan dia sudah tak melihat sapi di kandang, setelah mendengar teriakan maling dari tetangga yang memelihara sapinya. Saat itu, dirinya duduk di depan teras rumah sambil menunggu istrinya selesai masak untuk sahur. Sebelum itu, korban sempat mengajak temannya berangkat kerja (borongan), tapi tidak jadi, karena temannya sakit.

Dini hari itu Siswanto mengaku tak percaya sapinya dimaling. Karena, banyak tetangga yang memeliharanya. Namun begitu tahu sapinya hilang, ia langsung bergerak. Apalagi istrinya sempat menangis saat tahu sapi yang menjadi sumber ekonomi itu raib. “Istri saya sampai bilang lebih baik mati daripada kehilangan sapi ini,” beber Siswanto.

MOST READ

BERITA TERBARU

/