alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Pelebaran Jalan Citarum Cancel, Dewan Meradang

KANIGARAN, Radar Bromo – Rencana pelebaran Jalan Citarum Kota Probolinggo, menjadi sorotan DPRD Kota Probolinggo. Sejumlah anggota komisi sempat meradang. Karena, pelebaran jalan di Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, itu digagalkan.

Padalah, Detail Engineering Design (DED)-nya sudah rampung sejak 2019. Sebelumnya, rencana ini juga sudah dibahas di Badan Anggaran (Banggar) dan menjadi saran komisi dalam Pembahasan APBD 2022.

Gagalnya proyek ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RPD) Komisi III DPRD dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pekan lalu. Salah satunya, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (Dinas PUPR-Perkim).

Awalnya, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo Robit Riyanto menanyakan jumlah pembangunan infrastruktur tahun ini. Pertanyaan itu dilontarkan kepada Kepala Dinas PUPR-Perkim Agus Hartadi. “Ada berapa dan di mana saja dibangun?” tanyanya.

Setelah mendapatkan salinan dokumen infrastruktur yang akan dibangun tahun ini, Robit menyatakan berbela sungkawa terhadap anggota DPRD, Heri Poniman. Karena, yang telah diperjuangkan kandas.

“Turut berbela sungkawa kepada Pak Poniman. Karena, apa yang kami perjuangkan, baik itu Komisi III hingga di Banggar, ternyata gak ada gunanya. Dalam proyek tahun ini, pelebaran Jalan Citarum justru nihil,” ujarnya.

Mengetahui ungkapan Robit, Poniman langsung angkat bicara. Menurutnya, seharusnya Jalan Citarum sudah dibangun pada 2020. Karena DED-nya sudah selesai sejak akhir 2019. “Ini DED-nya sudah jadi, tapi kenapa usulan kami tidak lolos, Pak?” tanya Poniman.

KANIGARAN, Radar Bromo – Rencana pelebaran Jalan Citarum Kota Probolinggo, menjadi sorotan DPRD Kota Probolinggo. Sejumlah anggota komisi sempat meradang. Karena, pelebaran jalan di Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, itu digagalkan.

Padalah, Detail Engineering Design (DED)-nya sudah rampung sejak 2019. Sebelumnya, rencana ini juga sudah dibahas di Badan Anggaran (Banggar) dan menjadi saran komisi dalam Pembahasan APBD 2022.

Gagalnya proyek ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RPD) Komisi III DPRD dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pekan lalu. Salah satunya, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (Dinas PUPR-Perkim).

Awalnya, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo Robit Riyanto menanyakan jumlah pembangunan infrastruktur tahun ini. Pertanyaan itu dilontarkan kepada Kepala Dinas PUPR-Perkim Agus Hartadi. “Ada berapa dan di mana saja dibangun?” tanyanya.

Setelah mendapatkan salinan dokumen infrastruktur yang akan dibangun tahun ini, Robit menyatakan berbela sungkawa terhadap anggota DPRD, Heri Poniman. Karena, yang telah diperjuangkan kandas.

“Turut berbela sungkawa kepada Pak Poniman. Karena, apa yang kami perjuangkan, baik itu Komisi III hingga di Banggar, ternyata gak ada gunanya. Dalam proyek tahun ini, pelebaran Jalan Citarum justru nihil,” ujarnya.

Mengetahui ungkapan Robit, Poniman langsung angkat bicara. Menurutnya, seharusnya Jalan Citarum sudah dibangun pada 2020. Karena DED-nya sudah selesai sejak akhir 2019. “Ini DED-nya sudah jadi, tapi kenapa usulan kami tidak lolos, Pak?” tanya Poniman.

MOST READ

BERITA TERBARU

/