alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Masih Berseragam, 15 Siswa di Probolinggo Dibawa ke Tempat Isolasi

MAYANGAN, Radar Bromo – Penyebaran Covid-19 di sekolah-sekolah yang sedang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) makin meluas. Tidak hanya di Pasuruan, namun juga di Probolinggo. Di Kota Probolinggo, 15 siswa-siswi SMPN 5 positif Covid-19.

Mereka pun langsung dikarantina di Rusunawa Mayangan. Kemarin (8/2), mereka langsung dibawa ke rusunawa dengan masih berpakaian seragam.

Kepala SMPN 5 Kota Probolinggo Zubaidah membenarkan ada belasan siswanya yang positif Covid-19. Awalnya ada satu siswa yang sakit pada Sabtu (5/2). Kemudian Senin (7/2), siswa tersebut tidak masuk. Oleh orang tuanya, siswa tersebut lantas diperiksakan. Saat itulah diketahui, ia positif Covid-19.

Lima Siswa Positif, SMAN 1 Kota Probolinggo Stop PTM

“Selanjutnya, orang tuanya melapor kepada kami. Karena ada siswa yang positif, maka saya berinisiatif meminta sekolah didisinfeksi. Termasuk dilakukan tes PCR pada guru dan swab pada murid di sekolah,” terangnya Selasa (8/2) sore.

Hasilnya, sejumlah siswa dan guru dinyatakan positif. Namun, mereka semua dalam kondisi sehat alias tanpa gejalan. Mereka semua lantas dirawat di Rusunawa Mayangan.

“Anak-anak itu sehat, tertawa, bercanda. Tidak ada gejala. Jadi sementara dirawat ke Rusunawa. Kalau kondisinya membaik, dua atau tiga hari sudah boleh pulang,” katanya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Penyebaran Covid-19 di sekolah-sekolah yang sedang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) makin meluas. Tidak hanya di Pasuruan, namun juga di Probolinggo. Di Kota Probolinggo, 15 siswa-siswi SMPN 5 positif Covid-19.

Mereka pun langsung dikarantina di Rusunawa Mayangan. Kemarin (8/2), mereka langsung dibawa ke rusunawa dengan masih berpakaian seragam.

Kepala SMPN 5 Kota Probolinggo Zubaidah membenarkan ada belasan siswanya yang positif Covid-19. Awalnya ada satu siswa yang sakit pada Sabtu (5/2). Kemudian Senin (7/2), siswa tersebut tidak masuk. Oleh orang tuanya, siswa tersebut lantas diperiksakan. Saat itulah diketahui, ia positif Covid-19.

Lima Siswa Positif, SMAN 1 Kota Probolinggo Stop PTM

“Selanjutnya, orang tuanya melapor kepada kami. Karena ada siswa yang positif, maka saya berinisiatif meminta sekolah didisinfeksi. Termasuk dilakukan tes PCR pada guru dan swab pada murid di sekolah,” terangnya Selasa (8/2) sore.

Hasilnya, sejumlah siswa dan guru dinyatakan positif. Namun, mereka semua dalam kondisi sehat alias tanpa gejalan. Mereka semua lantas dirawat di Rusunawa Mayangan.

“Anak-anak itu sehat, tertawa, bercanda. Tidak ada gejala. Jadi sementara dirawat ke Rusunawa. Kalau kondisinya membaik, dua atau tiga hari sudah boleh pulang,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/