alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Thursday, 30 June 2022

Pria Nekat Gantung Diri di Tiang SUTET  

KEDOPOK, Radar Bromo-Warga JL Indragiri RT 6/RW 3, Kelurahan Jerebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo digegerkan penemuan mayat dengan kondisi tergantung di tiang saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet), Kamis pagi (8/10). Jenazah itu diidentifikasi sebagai Sh, 34 asal Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Ketua RT setempat Subagyo, 34 menerangkan, korban mulanya ditemukan oleh petugas PLN yang sedang memantau arus listrik, pada Kamis (8/10) pukul 05.20. Saat itu, Sh sudah ditemukan tak bernyawa dengan posisi bagian leher terikat dengan tali tampar di tiang Sutet. “Setelah mendengar ada yang gantung diri saya langsung lapor banbinsa dan babinkamtibmas,” katanya.

Selang beberapa menit setelahnya, petugas datang. Tak jauh dari lokasi gantung diri ditemukan motor korban jenis Honda Beat.

Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini menerangkan, dari hasil pemeriksaan sementara, Sh murni meninggal akibat bunuh diri. Selanjutnya,  sekitar pukul 07.00 jenazah dibawa ke Kamar Mayat RSUD Moh Saleh untuk diotopsi. “Bunuh diri karena apa? Ini yang masih didalami,” tandasnya. (rpd/mie)

 

 

KEDOPOK, Radar Bromo-Warga JL Indragiri RT 6/RW 3, Kelurahan Jerebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo digegerkan penemuan mayat dengan kondisi tergantung di tiang saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet), Kamis pagi (8/10). Jenazah itu diidentifikasi sebagai Sh, 34 asal Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Ketua RT setempat Subagyo, 34 menerangkan, korban mulanya ditemukan oleh petugas PLN yang sedang memantau arus listrik, pada Kamis (8/10) pukul 05.20. Saat itu, Sh sudah ditemukan tak bernyawa dengan posisi bagian leher terikat dengan tali tampar di tiang Sutet. “Setelah mendengar ada yang gantung diri saya langsung lapor banbinsa dan babinkamtibmas,” katanya.

Selang beberapa menit setelahnya, petugas datang. Tak jauh dari lokasi gantung diri ditemukan motor korban jenis Honda Beat.

Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini menerangkan, dari hasil pemeriksaan sementara, Sh murni meninggal akibat bunuh diri. Selanjutnya,  sekitar pukul 07.00 jenazah dibawa ke Kamar Mayat RSUD Moh Saleh untuk diotopsi. “Bunuh diri karena apa? Ini yang masih didalami,” tandasnya. (rpd/mie)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/