alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Ada Sekolah Tatap Muka, Vaksinasi Pelajar Semakin Digencarkan

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas juga dilakukan di Kabupaten Probolinggo. Seiring dengan itu, percepatan vaksinasi pada pelajar terus dilakukan Pemkab Probolinggo. Pasalnya saat ini vaksinasi pada pelajar masih belum sampai separo. Karenanya penyuntikan vaksin dilakukan secara bergiliran pada sekolah yang telah dianggap siap.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Mujoko menuturkan, hingga kini vaksinasi pada pelajar masih terus dilakukan. Penyuntikan vaksin perlu dilakukan percepatan sebab Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah dilaksanakan.

“Sampai dengan saat ini masih terus dilakukan penyuntikan kepada pelajar. Untuk capaian belum sampai separo dari seluruh pelajar yang harus melaksanakan vaksin. Namun setiap harinya tentu ada penambahan,” ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi pada pelajar sama dengan yang dilakukan pada masyarakat pada umumnya. Hanya saja pelajar yang akan divaksin minimal harus berusia 12 tahun. Vaksin yang digunakan adalah jenis sinovac. Pasca penyuntikan vaksin pun pelajar akan dipantau sehingga dipastikan tetap dalam keadaan baik.

Karena itulah dalam uji coba PTM peserta didik yang melaksanakan pembelajaran diutamakan yang sudah melaksanakan vaksinasi bagi usia 12-17 tahun. Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait dengan perkembangan vaksinasi pelajar.

“Yang ikut PTM diutamakan pelajar yang sudah selesai vaksin. Sebab herd immunity-nya lebih baik,” ungkapnya.

Terkait dengan target penyuntikan vaksin kepada pelajar, Mujoko mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan penyuntikan vaksin sebanyak mungkin. Namun hal tersebut tetap disesuaikan dengan stok vaksin yang tersedia dan siap digunakan. Setiap harinya laporan pelaksanaan vaksin direkap untuk mengetahu progres vaksinasi.

“Stok vaksin saat ini masih aman, penyuntikan terus dilakukan. Pelaksanaan vaksinasi di sekolah terus kami koordinasikan dengan pihak terkait,” pungkasnya. (ar/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas juga dilakukan di Kabupaten Probolinggo. Seiring dengan itu, percepatan vaksinasi pada pelajar terus dilakukan Pemkab Probolinggo. Pasalnya saat ini vaksinasi pada pelajar masih belum sampai separo. Karenanya penyuntikan vaksin dilakukan secara bergiliran pada sekolah yang telah dianggap siap.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Mujoko menuturkan, hingga kini vaksinasi pada pelajar masih terus dilakukan. Penyuntikan vaksin perlu dilakukan percepatan sebab Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah dilaksanakan.

“Sampai dengan saat ini masih terus dilakukan penyuntikan kepada pelajar. Untuk capaian belum sampai separo dari seluruh pelajar yang harus melaksanakan vaksin. Namun setiap harinya tentu ada penambahan,” ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi pada pelajar sama dengan yang dilakukan pada masyarakat pada umumnya. Hanya saja pelajar yang akan divaksin minimal harus berusia 12 tahun. Vaksin yang digunakan adalah jenis sinovac. Pasca penyuntikan vaksin pun pelajar akan dipantau sehingga dipastikan tetap dalam keadaan baik.

Karena itulah dalam uji coba PTM peserta didik yang melaksanakan pembelajaran diutamakan yang sudah melaksanakan vaksinasi bagi usia 12-17 tahun. Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait dengan perkembangan vaksinasi pelajar.

“Yang ikut PTM diutamakan pelajar yang sudah selesai vaksin. Sebab herd immunity-nya lebih baik,” ungkapnya.

Terkait dengan target penyuntikan vaksin kepada pelajar, Mujoko mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan penyuntikan vaksin sebanyak mungkin. Namun hal tersebut tetap disesuaikan dengan stok vaksin yang tersedia dan siap digunakan. Setiap harinya laporan pelaksanaan vaksin direkap untuk mengetahu progres vaksinasi.

“Stok vaksin saat ini masih aman, penyuntikan terus dilakukan. Pelaksanaan vaksinasi di sekolah terus kami koordinasikan dengan pihak terkait,” pungkasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/