alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Wali Kota Probolinggo Minta Tambahan 200 Tabung Oksigen

DRINGU, Radar Bromo – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mendatangi Filling Station/Stasiun Pengisian O2 (oksigen) PT Sandana Multigas Dringu, Rabu (7/7). Wali Kota minta tambahan 200 tabung untuk Kota Probolinggo.

Habib Hadi (panggilan Wali Kota) mengatakan, ia tidak ingin kekurangan tabung oksigen seperti yang terjadi di luar daerah juga terjadi di kota. Karena itu, bersama Forkopimda pihaknya sengaja mengunjungi stasiun pengisin O2 di Dringu untuk memastikan stok oksigen bagi rumah sakit di kota aman.

“Kami megantisipasi, jangan sampai peristiwa di luar daerah (kehabisan stok oksigen) juga menimpa kota. Karena itu, kami datang langsung guna memastikan ketersediaan stok oksigen untuk rumah sakit,” katanya.

Wali Kota pun meminta tambahan 200 tabung oksigen dari PT Sandana Multigas sebagai cadangan. Tujuannya, mengantisipasi kemungkinan adanya trouble dalam pendistribusian. Dengan tambahan 200 tabung oksigen itu, maka kota akan punya 400 tabung oksigen.

“Cadangan 200 tabung ini kami rasa penting. Jika sewaktu-waktu ada kendala distribusi, rumah sakit masih memiliki 200 stok cadangan tabung oksigen,” tegas Wali Kota didampingi Forkopimda. Ada Kapolresta Probolinggo AKBP RM Jauhari, Kajari Hartono, Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo.

Terkait hal-hal teknis, menurutnya, Pemkot siap menyediakan. Misalnya, biaya administrasi penambahan 200 tabung untuk stok tambahan atau kendaraan yang mengangkut tabung oksigen.

“Kami ada dua truk untuk mengangkut tabung. Kalau perlu ada truk Polresta dan Kodim yang siap antar jemput tabung. Termasuk tenaganya, kami akan siapkan semuanya,” beber Wali Kota saat berbincang dengan Samator (PT Sandana Multigas).

Kepala Filling Station/Stasiun Pengisian O2 PT Sandana Multigas Donny Priambodo menegaskan, pihaknya akan mengupayakan penambahan stok 200 tabung tersebut. Yang jelas, hingga saat ini supply masih aman. Lebih lagi saat ini Samator punya aset sendiri untuk filling station.

“Per hari kami mampu mengisi 500 sampai 600 tabung. Untuk RSUD kota kami bisa mengirim per hari 200 tabung. Untuk permintaan tambahan kami akan usahakan. Yang jelas sejauh ini masih teratasi,” beber Donny.

Yang jadi masalah, menurutnya, jika rumah sakit tidak membantu sirkulasi tabung kosong. Dia pun minta tabung kosong segera dikirim ke lokasi loading Samator.

“Yang jadi masalah jika kami tidak dibantu untuk sirkulasi tabung kosongnya. Jadi begitu kosong langsung ditempatkan di loading kami,” tandasnya. (rpd/hn)

DRINGU, Radar Bromo – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mendatangi Filling Station/Stasiun Pengisian O2 (oksigen) PT Sandana Multigas Dringu, Rabu (7/7). Wali Kota minta tambahan 200 tabung untuk Kota Probolinggo.

Habib Hadi (panggilan Wali Kota) mengatakan, ia tidak ingin kekurangan tabung oksigen seperti yang terjadi di luar daerah juga terjadi di kota. Karena itu, bersama Forkopimda pihaknya sengaja mengunjungi stasiun pengisin O2 di Dringu untuk memastikan stok oksigen bagi rumah sakit di kota aman.

“Kami megantisipasi, jangan sampai peristiwa di luar daerah (kehabisan stok oksigen) juga menimpa kota. Karena itu, kami datang langsung guna memastikan ketersediaan stok oksigen untuk rumah sakit,” katanya.

Wali Kota pun meminta tambahan 200 tabung oksigen dari PT Sandana Multigas sebagai cadangan. Tujuannya, mengantisipasi kemungkinan adanya trouble dalam pendistribusian. Dengan tambahan 200 tabung oksigen itu, maka kota akan punya 400 tabung oksigen.

“Cadangan 200 tabung ini kami rasa penting. Jika sewaktu-waktu ada kendala distribusi, rumah sakit masih memiliki 200 stok cadangan tabung oksigen,” tegas Wali Kota didampingi Forkopimda. Ada Kapolresta Probolinggo AKBP RM Jauhari, Kajari Hartono, Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo.

Terkait hal-hal teknis, menurutnya, Pemkot siap menyediakan. Misalnya, biaya administrasi penambahan 200 tabung untuk stok tambahan atau kendaraan yang mengangkut tabung oksigen.

“Kami ada dua truk untuk mengangkut tabung. Kalau perlu ada truk Polresta dan Kodim yang siap antar jemput tabung. Termasuk tenaganya, kami akan siapkan semuanya,” beber Wali Kota saat berbincang dengan Samator (PT Sandana Multigas).

Kepala Filling Station/Stasiun Pengisian O2 PT Sandana Multigas Donny Priambodo menegaskan, pihaknya akan mengupayakan penambahan stok 200 tabung tersebut. Yang jelas, hingga saat ini supply masih aman. Lebih lagi saat ini Samator punya aset sendiri untuk filling station.

“Per hari kami mampu mengisi 500 sampai 600 tabung. Untuk RSUD kota kami bisa mengirim per hari 200 tabung. Untuk permintaan tambahan kami akan usahakan. Yang jelas sejauh ini masih teratasi,” beber Donny.

Yang jadi masalah, menurutnya, jika rumah sakit tidak membantu sirkulasi tabung kosong. Dia pun minta tabung kosong segera dikirim ke lokasi loading Samator.

“Yang jadi masalah jika kami tidak dibantu untuk sirkulasi tabung kosongnya. Jadi begitu kosong langsung ditempatkan di loading kami,” tandasnya. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/