alexametrics
30.7 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Tiga Jam Kumpulkan 2 Pikap Sampah di Lautan Pasir Bromo

SUKAPURA, Radar Bromo – Belum semua pengunjung di Gunung Bromo sadar akan lingkungan. Sebab tidak sedikit pengunjung lokal maupun luar daerah yang meninggalkan sampah. Ini terlihat saat relawan Forum Sahabat Gunung (FSG) bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), menggelar bersih-bersih sampah di kawasan Lautan Pasir Bromo, Senin (7/3). Hasilnya, sampah 2 pikap berhasil dikumpulkan.

Giat bersih-bersih Lautan Pasir Bromo itu digelar. Sekitar 10 orang relawan FSG dan BB TNBTS menyebar di kawasan Lautan Pasir Bromo. Dengan membawa kantong plastik besar, mereka mengumpulkan sampah-sampah yang ada, mulai pukul 08.00 sampai pukul 11.00.

BANYAK: Sampah yang dikumpulkan di dua mobil pikap selama tiga jam. (Foto: FSG for Jawa Pos Radar Bromo)

Ketua FSG, Sismiko mengatakan, giat bersih-bersih yang diadakan dilakukan spontan. Sehingga hanya sekitar 10 orang yang terlibat dalam giat bersih-bersih sampah.

Sismiko menerangkan, pihaknya tidak bosan-bosannya mengingatkan dan mengedukasi pengunjung untuk peduli dengan kebersihan kawasan Bromo dari sampah. Baik itu pengunjung lokal (masyarakat) maupun pengunjung dari luar daerah. Namun nyatanya, masih banyak pengunjung di Bromo yang datang dan pergi, meninggalkan sampah di kawasan wisata internasional ini.

”Sampah yang kami kumpulkan tadi (kemarin, red) ada 2 mobil pikap,” ujarnya.

SUKAPURA, Radar Bromo – Belum semua pengunjung di Gunung Bromo sadar akan lingkungan. Sebab tidak sedikit pengunjung lokal maupun luar daerah yang meninggalkan sampah. Ini terlihat saat relawan Forum Sahabat Gunung (FSG) bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), menggelar bersih-bersih sampah di kawasan Lautan Pasir Bromo, Senin (7/3). Hasilnya, sampah 2 pikap berhasil dikumpulkan.

Giat bersih-bersih Lautan Pasir Bromo itu digelar. Sekitar 10 orang relawan FSG dan BB TNBTS menyebar di kawasan Lautan Pasir Bromo. Dengan membawa kantong plastik besar, mereka mengumpulkan sampah-sampah yang ada, mulai pukul 08.00 sampai pukul 11.00.

BANYAK: Sampah yang dikumpulkan di dua mobil pikap selama tiga jam. (Foto: FSG for Jawa Pos Radar Bromo)

Ketua FSG, Sismiko mengatakan, giat bersih-bersih yang diadakan dilakukan spontan. Sehingga hanya sekitar 10 orang yang terlibat dalam giat bersih-bersih sampah.

Sismiko menerangkan, pihaknya tidak bosan-bosannya mengingatkan dan mengedukasi pengunjung untuk peduli dengan kebersihan kawasan Bromo dari sampah. Baik itu pengunjung lokal (masyarakat) maupun pengunjung dari luar daerah. Namun nyatanya, masih banyak pengunjung di Bromo yang datang dan pergi, meninggalkan sampah di kawasan wisata internasional ini.

”Sampah yang kami kumpulkan tadi (kemarin, red) ada 2 mobil pikap,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/