alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Mobil Modifikasi untuk Angkut Sapi Curian Ini Ditinggal di Hutan di Gading

GADING, Radar Bromo – Pelaku pencurian hewan (curwan) ternak di Probolinggo memang terbilang nekat. Bahkan juga bondo alias bermodal. Sebab, tak jarang dalam aksinya, pelaku bisa mencuri sapi lebih dari satu ekor. Dalam beraksi, pelaku juga membawa kendaraan roda empat ukuran besar yang bisa menampung sapi curian.

Seperti sebuah Minibus Mitsubishi Colt Station bernopol N 8834 NL warna abu-Abu. Mobil tersebut kini sudah berada di Polsek Gading. Mobil itu ditemukan warga, Sabtu (5/3) lalu, wilayah Desa Ranuwurung, Kecamatan Gading.

Dugaan mobil yang sering disebut elsapek itu dipakai sebagai angkutan sapi hasil curian, jika melihat bentuknya. Sebab, semua kursi di belakang kemudi, dilepas. Ini biasanya dilakukan untuk memudahkan pelaku, mengangkut sapi curian.

Kapolsek Gading Iptu Sugeng, melalui Kanit Reskrimnya, Aipda Antono mengatakan, mobil tersebut diamankan bersamaan dengan adanya kejadian pencurian dua sapi milik Hamsuli 53, warga Desa Prasi, Kecamatan Gading. Dua sapi tersebut diamankan Sabtu lalu.

“Saat melakukan pencarian sapi yang hilang ke Desa Keben, Faisol (anak korban) mendapati keterangan dari warga, jika ada mobil di daerah hutan Desa Keben (lokasi sapi indukan ditemukan) yang mencurigakan. Betul saja. Saat hendak mendatangi mobil tersebut, Faisol melihat mobil tersebut di jalan,” ujarnya, Selasa (8/3).

Setelah bertemu dengan mobil yang melaju dari arah berlawanan, Faisol mencoba menghadang. Namun, mobil yang mencurigakan tersebut tetap melaju dengan kecepatan tinggi. “Tidak berhenti, sampai anak korban ini kena serempet. Kesenggol kaca spion mobil tersebut,” kata Antono.

Mendapati kejadian tersebut, kecurigaan Faisol kian kuat. Dia mengejar mobil tersebut hingga menuju Desa Nogosaren. Mobil pun tak berhenti dan tetap melaju ke arah barat menuju Pasar Wangkal.

GADING, Radar Bromo – Pelaku pencurian hewan (curwan) ternak di Probolinggo memang terbilang nekat. Bahkan juga bondo alias bermodal. Sebab, tak jarang dalam aksinya, pelaku bisa mencuri sapi lebih dari satu ekor. Dalam beraksi, pelaku juga membawa kendaraan roda empat ukuran besar yang bisa menampung sapi curian.

Seperti sebuah Minibus Mitsubishi Colt Station bernopol N 8834 NL warna abu-Abu. Mobil tersebut kini sudah berada di Polsek Gading. Mobil itu ditemukan warga, Sabtu (5/3) lalu, wilayah Desa Ranuwurung, Kecamatan Gading.

Dugaan mobil yang sering disebut elsapek itu dipakai sebagai angkutan sapi hasil curian, jika melihat bentuknya. Sebab, semua kursi di belakang kemudi, dilepas. Ini biasanya dilakukan untuk memudahkan pelaku, mengangkut sapi curian.

Kapolsek Gading Iptu Sugeng, melalui Kanit Reskrimnya, Aipda Antono mengatakan, mobil tersebut diamankan bersamaan dengan adanya kejadian pencurian dua sapi milik Hamsuli 53, warga Desa Prasi, Kecamatan Gading. Dua sapi tersebut diamankan Sabtu lalu.

“Saat melakukan pencarian sapi yang hilang ke Desa Keben, Faisol (anak korban) mendapati keterangan dari warga, jika ada mobil di daerah hutan Desa Keben (lokasi sapi indukan ditemukan) yang mencurigakan. Betul saja. Saat hendak mendatangi mobil tersebut, Faisol melihat mobil tersebut di jalan,” ujarnya, Selasa (8/3).

Setelah bertemu dengan mobil yang melaju dari arah berlawanan, Faisol mencoba menghadang. Namun, mobil yang mencurigakan tersebut tetap melaju dengan kecepatan tinggi. “Tidak berhenti, sampai anak korban ini kena serempet. Kesenggol kaca spion mobil tersebut,” kata Antono.

Mendapati kejadian tersebut, kecurigaan Faisol kian kuat. Dia mengejar mobil tersebut hingga menuju Desa Nogosaren. Mobil pun tak berhenti dan tetap melaju ke arah barat menuju Pasar Wangkal.

MOST READ

BERITA TERBARU

/