alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Ibadah Haji Kembali Dibuka, Kemenag Probolinggo Mulai Cek Paspor CJH

MAYANGAN, Radar BromoPemerintah Arab Saudi memastikan mulai membuka ibadah haji untuk jamaah asing di seluruh dunia tahun ini. Di daerah, Kemenag masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat tentang pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) tahun ini.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) di Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Probolinggo Moch. Sugianto mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat tentang regulasi yang dibuat. Sementara pemerintah pusat sendiri menurutnya, pasti harus menunggu kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi tentang kuota CJH dari Indonesia.

”Jadi ya, kami memang masih menunggu regulasi dan surat resmi dari pemerintah pusat tentang pemberangkatan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Di Kabupaten Probolinggo, menurutnya, ada 671 CJH yang diprioritaskan berangkat. Mereka adalah CJH yang siap berangkat dua tahun lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, akhirnya mereka batal berangkat.

”Ada sekitar 671 calon jamaah yang siap diberangkatkan. Mereka ini yang sudah membayar pelunasan biaya haji. Tetapi, untuk kepastian berapa kuota calon jamaah yang diberangkat tahun ini, masih menunggu pusat,” terangnya.

Sebagai persiapan, dikatakan Sugianto, pihaknya akan memeriksa berkas para calon jamaah haji. Salah satunya, paspor para CJH. Karena, dikhawatirkan ada paspor CJH yang dibuat sudah lama. Sehingga, paspor itu sudah habis masa berlakunya dan harus diperbarui.

”Kami tidak ingin saat mendekati pemberangkatan malah ditemukan paspor calon jamaah yang habis masa berlakunya. Lebih baik kami periksa semua lebih dulu. Kalau ada yang hampir habis masa berlakunya, akan kami informasikan. Supaya mereka segera mengurus lebih dulu,” terangnya.

MAYANGAN, Radar BromoPemerintah Arab Saudi memastikan mulai membuka ibadah haji untuk jamaah asing di seluruh dunia tahun ini. Di daerah, Kemenag masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat tentang pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) tahun ini.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) di Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Probolinggo Moch. Sugianto mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat tentang regulasi yang dibuat. Sementara pemerintah pusat sendiri menurutnya, pasti harus menunggu kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi tentang kuota CJH dari Indonesia.

”Jadi ya, kami memang masih menunggu regulasi dan surat resmi dari pemerintah pusat tentang pemberangkatan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Di Kabupaten Probolinggo, menurutnya, ada 671 CJH yang diprioritaskan berangkat. Mereka adalah CJH yang siap berangkat dua tahun lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, akhirnya mereka batal berangkat.

”Ada sekitar 671 calon jamaah yang siap diberangkatkan. Mereka ini yang sudah membayar pelunasan biaya haji. Tetapi, untuk kepastian berapa kuota calon jamaah yang diberangkat tahun ini, masih menunggu pusat,” terangnya.

Sebagai persiapan, dikatakan Sugianto, pihaknya akan memeriksa berkas para calon jamaah haji. Salah satunya, paspor para CJH. Karena, dikhawatirkan ada paspor CJH yang dibuat sudah lama. Sehingga, paspor itu sudah habis masa berlakunya dan harus diperbarui.

”Kami tidak ingin saat mendekati pemberangkatan malah ditemukan paspor calon jamaah yang habis masa berlakunya. Lebih baik kami periksa semua lebih dulu. Kalau ada yang hampir habis masa berlakunya, akan kami informasikan. Supaya mereka segera mengurus lebih dulu,” terangnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/